Bantuan Kemensos Untuk Kabupaten Pemalang Naik Hampir 1 Triliun

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Detikzone.id – Kabupaten Pemalang mendapatkan bantuan sosial (bansos) dengan nominal hampir menyentuh 1 triliun dari Kementerian Sosial. (Kemensos).

Pos anggaran bansos itu dirincikan oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat kunjungan kerja di Pemalang, belum lama ini.

Mensos merinci, total bansos yang dikucurkan untuk Kabupaten Pemalang mencapai Rp 897.378miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan sembako ada 132.593 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dengan nilai 318,315 miliar rupiah, kemudian melalui Program Keluarga Harapan ada 76.701 penerima dengan nilai manfaat mencapai 199,320 miliar. Bantuan yatim piatu atau yapi nilainya 5,336 miliar untuk 2.133 penerima dan bantuan permakanan untuk lanjut usia dan disabilitas kepada 893 penerima totalnya 7,888 miliar,” jelasnya.

Selain bansos, Kemensos juga memberikan bantuan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi warga tidak mampu yang tinggal di Pemalang.

Bantuan BPJS Kesehatan PBI yang dikucurkan Kemensos ke Pemalang itu menyasar 727.221 penerima.

“Untuk BPJS Kesehatan PBI, kami juga memberi bantuan kepada 727.221 penerima yang total nilainya itu 366,519 miliar,” kata mensos.

Mensos Saifullah menyebut penambahan bansos ke Pemalang merupakan berkat keaktifan Bupati Anom berkomunikasi dengannya.

“Beruntung ini Pemalang punya bupati seperti Pak Anom ini yang mau aktif komunikasi, walhasil bansosnya pun kami tambah. Insya Allah Pemalang akan kami bantu,” ucapnya, pada Rabu ( 9/4 ).

Saat dimintai tanggapan mengenai bansos yang diberikan Kemensos, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menjelaskan, jika anggaran tersebut digunakan sepenuhnya untuk mengatasi masalah kesejahteraan sosial.

“Artinya apa, Kemensos aware dan peduli terhadap Kabupaten Pemalang. Pak Mensos memberikan perhatian khusus kepada Pemalang agar masalah kemiskinan ekstrem bisa hilang,” tuturnya.( Ragil).

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan
Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro

Berita Terbaru