Anggaran DBHCHT 2025: Pemkab Blitar Kucurkan Rp15,2 Miliar untuk Layanan Kesehatan

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone id – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Kesehatan mulai menggenjot peningkatan layanan kesehatan masyarakat, menyusul diterimanya alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk tahun anggaran 2025.

Total dana yang dikucurkan mencapai Rp15,2 miliar dan akan difokuskan pada program-program strategis yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Murdianto, menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran, yakni sebesar Rp12,6 miliar, dialokasikan untuk Program Bantuan Iuran Daerah (PBID). Program ini bertujuan membantu membiayai iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PBID merupakan program prioritas kami karena sangat berdampak bagi akses layanan kesehatan masyarakat. Melalui bantuan ini, warga yang kurang mampu tetap bisa mendapatkan jaminan kesehatan,” jelas Muhdianto, Sabtu (26/04).

Selain PBID, Dinas Kesehatan juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,68 miliar untuk merehabilitasi dan meningkatkan kualitas sarana layanan kesehatan, seperti Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu). Sementara itu, Rp864 juta lainnya digunakan untuk pengadaan obat-obatan agar ketersediaan stok tetap terjaga.

“Dengan penambahan anggaran ini, kami optimis pelayanan kesehatan bisa lebih cepat, tepat, dan merata,” tambahnya.

DBHCHT di Kabupaten Blitar sendiri dibagi ke dalam tiga sektor utama: 40 persen untuk sektor kesehatan, 50 persen untuk pemberdayaan masyarakat, dan 10 persen untuk penegakan hukum, termasuk penanggulangan peredaran rokok ilegal.

Melalui dukungan dana DBHCHT 2025, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap program-program strategis kesehatan dapat berjalan optimal demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

‘Dana tersebut akan difokuskan pada berbagai inisiatif yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti pembiayaan BPJS Kesehatan untuk warga kurang mampu dan penguatan fasilitas kesehatan di wilayah pedesaan.

Dengan alokasi yang tepat sasaran, Pemkab Blitar berharap dapat mengurangi kesenjangan akses layanan kesehatan dan memastikan setiap lapisan masyarakat mendapatkan perhatian yang layak.(Adv/Kmf)

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Sangkapura Tunjukkan Konsistensi Prestasi di MTQ XXXII Kabupaten Gresik 2026
Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat
Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban
Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:52 WIB

Sangkapura Tunjukkan Konsistensi Prestasi di MTQ XXXII Kabupaten Gresik 2026

Minggu, 19 April 2026 - 12:33 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Jumat, 17 April 2026 - 23:57 WIB

Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan

Berita Terbaru