Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MASALEMBU – Bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan listrik, masyarakat Pulau Masalembu akhirnya mendapat secercah harapan. Kedatangan Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama PT Elnusa ke pulau terluar tersebut, Jumat (17/7/2026), dinilai menjadi titik balik perjuangan panjang menghadirkan listrik PLN yang andal bagi ribuan warga.

Langkah itu merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Penyediaan Listrik Pulau Masalembu yang digelar Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM pada 6 Juli 2026. Kini, proses tidak lagi berhenti di ruang rapat, tetapi telah bergerak ke lapangan melalui pemetaan aset dan survei lahan.

Bagi Jailani, yang selama ini aktif memperjuangkan hadirnya listrik PLN di Masalembu, kedatangan tim dari Pemkab Sumenep dan PT Elnusa menjadi bukti nyata bahwa harapan masyarakat tidak lagi sekadar janji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran Pemerintah Kabupaten Sumenep, PT Elnusa, Kementerian ESDM, dan PLN menunjukkan keseriusan semua pihak. Ini bukan lagi sekadar wacana, tetapi langkah nyata menuju hadirnya listrik PLN di Pulau Masalembu,” ujarnya.

Menurutnya, penyelesaian persoalan lahan menjadi kunci utama agar pembangunan fasilitas kelistrikan dapat segera dimulai. Ia berharap proses pemetaan aset berjalan lancar sehingga tidak ada lagi kendala yang menghambat proyek tersebut.

“Semoga seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai rencana. Masyarakat Masalembu sudah terlalu lama menunggu listrik yang stabil dan layak,” katanya.

Selama ini, keterbatasan listrik menjadi salah satu tantangan terbesar bagi masyarakat Masalembu. Dampaknya dirasakan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga kehidupan sehari-hari warga.

Karena itu, masyarakat menyambut optimistis langkah yang kini dilakukan pemerintah dan PT Elnusa. Mereka siap memberikan dukungan penuh agar seluruh proses berjalan lancar.

Bagi warga Masalembu, hadirnya listrik PLN bukan hanya soal lampu yang menyala di malam hari. Lebih dari itu, listrik menjadi simbol hadirnya pemerataan pembangunan dan harapan baru bagi masa depan pulau terluar Kabupaten Sumenep. Kini, setelah penantian yang begitu panjang, cahaya itu terasa semakin dekat.

Penulis : R3d

Berita Terkait

Limbah Jadi Berkah: Mahasiswa KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Ajarkan Warga Kambingan Timur Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Cair
260 KDKMP di Blitar Rampung 100 Persen, Kodim 0808 Jadi yang Tercepat di Indonesia
Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan
Hari Jadi Sumenep 2026 Makin Berwarna, Lomba Dayung Hidupkan Tradisi Bahari di Kangayan
Kangayan Jadi Panggung Tradisi Bahari, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Budaya Pesisir
Karhutla Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Wagub Jatim Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Berburu PAD, Surat Sakti Dinas PUPR Kota Probolinggo Dinilai Salah Sasaran
Mbak Wali Buka Pasar Rakyat Kota Kediri 2026, Ruang UMKM Tumbuh dan Ekonomi Masyarakat Bergerak

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Limbah Jadi Berkah: Mahasiswa KKN Posko 12 Universitas Wiraraja Sumenep Ajarkan Warga Kambingan Timur Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Cair

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:25 WIB

260 KDKMP di Blitar Rampung 100 Persen, Kodim 0808 Jadi yang Tercepat di Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Menahun Numpang di Eks Dispora Pemkab, Fasilitas SMKN 1 Dringu Memprihatinkan dan Tanpa Perbaikan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hari Jadi Sumenep 2026 Makin Berwarna, Lomba Dayung Hidupkan Tradisi Bahari di Kangayan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Kangayan Jadi Panggung Tradisi Bahari, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Budaya Pesisir

Berita Terbaru