Sarana Panjat Tebing Terancam Ambruk dan Berpotensi Ancam Nyawa Atlet, Pemkab Sampang Dinilai Abai

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Detikzone.id – Nasib sarana olahraga panjat tebing di Kabupaten Sampang memprihatinkan. Besi-besi penyangga mulai karatan, berpotensi mengancam keselamatan atlet, namun hingga kini belum tersentuh anggaran pemeliharaan dari pemerintah daerah.

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sampang, Mahardika Surya Arbianto, mengungkapkan bahwa sejak fasilitas tersebut berdiri, tidak pernah ada perhatian serius dari pemerintah dalam hal pemeliharaan.

“Bisa dilihat sendiri, besinya sudah banyak yang karatan. Tidak pernah ada pemeliharaan dari Pemkab. Kalau dibiarkan, ini bukan soal kenyamanan lagi, tapi sudah menyangkut nyawa atlet,” tegas pria yang akrab disapa Ardi, Kamis (22/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panjat tebing, sebagai cabang olahraga yang menuntut kekuatan fisik dan mental tinggi, ironisnya justru luput dari perhatian. Padahal, FPTI aktif membina atlet-atlet lokal yang kerap berkompetisi di tingkat regional dan nasional.

Di sisi lain, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang berdalih telah mengusulkan dana pemeliharaan kepada Pemerintah Daerah. Namun Kepala Disporabudpar, Marnilem, mengaku anggaran tersebut tidak disetujui untuk tahun 2025.

“Kita sudah ajukan usulan pemeliharaan sarana olahraga, tapi tahun ini belum disetujui. Mudah-mudahan tahun depan bisa dianggarkan,” ujar Marnilem kepada wartawan.

Ironisnya, dari total anggaran Rp 260 juta yang dimiliki Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar, sebanyak Rp 200 juta hanya dialokasikan untuk honor petugas kebersihan, Rp 30 juta untuk operasional, dan hanya Rp 30 juta untuk pemeliharaan. Namun dana pemeliharaan tersebut tidak menyentuh sarana vital seperti arena panjat tebing.

“Dana Rp 30 juta itu hanya untuk pengadaan lampu dan alat kebersihan seperti sapu. Tidak ada untuk pengecatan besi atau perbaikan struktur sarana panjat tebing,” ungkap Kabid Pemuda dan Olahraga, Isma Ulfah.

Minimnya alokasi anggaran untuk perawatan sarana olahraga dinilai sebagai bentuk pengabaian tanggung jawab pemerintah terhadap keselamatan atlet. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terjadi insiden fatal yang semestinya bisa dicegah.

Warga dan penggiat olahraga pun mempertanyakan skala prioritas anggaran Pemkab Sampang. Apakah nyawa para atlet muda yang sedang mengejar prestasi memang tidak masuk dalam perhitungan.

 

Penulis : Anam Sakti

Berita Terkait

Pacu APBD 2026 Pemkab Probolinggo Tegaskan Serapan Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Warga
Owner CV Ayunda H. Bambang Budianto Ucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Dukung Kejaksaan yang Berkeadilan dan Modern
DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu
Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus
Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti
Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan
Dobrak Layanan Digital, Pemkot Probolinggo Luncurkan Super App B Link dan Gelar PPID Awards 2026
Dari Pulau Gelap Menuju Pulau Terang, Perjuangan Listrik PLN di Masalembu Sumenep Memasuki Fase Penentu

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:41 WIB

Pacu APBD 2026 Pemkab Probolinggo Tegaskan Serapan Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

DBHCHT Jadi Penopang Layanan Kesehatan, Pemkab Situbondo Gelontorkan Rp26,24 Miliar untuk Jaminan Kesehatan dan Kader Posyandu

Senin, 20 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pemkab Situbondo Pastikan Dana DBHCHT Tepat Sasaran, Buruh Tani dan Buruh Rokok Jadi Fokus

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Semangat Gotong Royong Warga RW 05 Dander Ketami Kobarkan Nasionalisme Lewat Kerja Bakti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:23 WIB

Bupati Sumenep Pasang Alarm Integritas, Kepala Inspektorat Baru Diminta Perketat Pengawasan dan Cegah Penyimpangan

Berita Terbaru