SUMENEP, Rabu, 3/6/2026 – Media online Detikzone.id resmi menggerakkan program berbagi setiap hari yang langsung dieksekusi di lapangan sebagai bentuk kepedulian nyata kepada abang becak, dhuafa, dan masyarakat kecil di Kabupaten Sumenep.
Program ini sudah langsung berjalan sejak Selasa (2/6/2026), dengan aksi lapangan di kawasan Taman Tajamara, kemudian dilanjutkan pada Rabu (3/6/2026) di depan Cafe Lotus Sumenep. Sejak hari pertama, gerakan sosial ini langsung “gaspol” menyapa masyarakat di ruang-ruang publik tanpa menunggu agenda seremonial.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih berat dirasakan masyarakat kecil, program ini menjadi bentuk keberpihakan nyata yang tidak berhenti pada pemberitaan, tetapi turun langsung ke jalan membagikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pimred dan Tim Detikzone terlihat membagikan paket sembako, kepada para abang becak, pekerja harian, dan warga dhuafa yang ditemui di lokasi kegiatan. Suasana haru dan penuh syukur mewarnai setiap proses penyerahan bantuan tersebut.
Khusus setiap hari Jumat Berkah, program ini akan difokuskan pada pembagian paket sembako dan uang tunai kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk penguatan kepedulian sosial di hari yang penuh keberkahan.
Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan komitmen yang akan terus dijalankan secara konsisten setiap hari.
“Bismillah, program berbagi setiap hari ini sudah kami jalankan dan akan terus kami gaspol. Walaupun santunan ini tidak berskala besar, kami berkomitmen untuk melakukannya setiap hari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pesan penuh makna dalam setiap langkah berbagi yang dilakukan.
“Saya persembahkan sedekah ini untuk keluarga, sahabat, dan orang-orang baik yang selama ini mengelilingi saya. Semoga setiap kebaikan ini menjadi keberkahan yang tidak putus, serta membawa manfaat bagi banyak orang,” ungkapnya.
Menurutnya, media harus hadir bukan hanya sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang ikut merasakan dan berbagi dengan kondisi sosial di lapangan.
“InsyAllah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi gerakan kepedulian yang harus hidup setiap hari,” tambahnya.
Sebelumnya, Detikzone juga telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti santunan akbar bersama Takmir Masjid Mujahidin Pasongsongan bagi 150 anak yatim, dhuafa, marbot masjid, muadzin, hingga penggali kubur.
Dalam sejumlah kegiatan tersebut, bantuan bahkan tidak hanya diberikan di satu titik, tetapi juga diantar langsung ke rumah-rumah warga yang tidak mampu hadir, agar tidak ada yang terlewat dari sentuhan kepedulian.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat gerakan sosial dan kemanusiaan yang hidup di tengah masyarakat.
Selain itu, Detikzone juga dikenal aktif dalam berbagai program kemanusiaan lainnya, mulai dari pembangunan musala umat, layanan ambulans gratis, hingga penyediaan rumah singgah bagi keluarga pasien di Kabupaten Sumenep.
Melalui gerakan berbagi yang sudah berjalan setiap hari ini, Detikzone berharap tumbuhnya budaya solidaritas sosial dan semakin kuatnya kepedulian terhadap wong cilik di tengah kehidupan masyarakat.
Di tengah kerasnya kehidupan, gerakan ini menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak menunggu waktu, dan kepedulian tidak menunggu kesempatan.








