Dari Limbah Korek Api dan Parolon Bekas Jadi Cuan

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, Detikzone.id-Banyak orang membuang korek api gas Ketika isi didalamnya sudah habis lalu membeli yang baru, akan tetapi ditangan seorang Saroji atau biasa dipanggil Jiun seorang warga Pemalang, limbah bekas korek ini disulap menjadi sebuah karya yang dapat mendapatkan cuan.

Berawal dari suka melihat-lihat figure action di gudang, Saroji (32) warga Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, memanfaatkan aneka limbah elektronik, korek api gas, dan paralon disulap menjadi aneka replika robot dan sepeda motor.

Pria dengan satu anak ini telah menemukan pekerjaan yang sebetulnya muncul dari hobi yang digelutinya. Bermodalkan limbah bekas seperti kaleng, korek gas, botol oli, pipa, paralon bekas dan lain-lain, serta amplas dan lem korea, ia mencoba untuk membuat robot mainan yang banyak digemari anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari situ saya punya inisiatif coba bikin sendiri, mengingat harga figure lumayan mahal,” kata Jiun melalui sambungan teleponnya, pada Kamis (29/5 ).

Dari bahan limbah tadi,ia mulai merakit atau membuat replika robot dan sepeda motor tersebut, kemudian mulai menyusun dan merakit sesuai yang ada dalam benak-imajinasinya. Dan setelah melalui beberapa tahapan akhirnya bisa membuat robot mainan yang bagus dan menarik terutama bagi anak-anak.

“Saya menggeluti ini sejak tahun 2020, yang sampai saat ini telah memproduksi robot dengan aneka macam seperti robot sja, voltus v, robot lebah, Gundam RX, wolferin, cyclops (X-men) serta gundam”, paparnya.

Dirinya mengaku untuk pasaran masih dilingkup teman-teman sendiri dan via media sosial,belum coba di ekspos atau promosikan keluar. Untuk harga mulai dari Rp.300 ribu sampai Rp.500 ribu.

“Untuk pengerjaan 1 robot biasanya 2 minggu, dikerjakan pada malam hari,” jelas Jiun.

Menurutnya, pekerjaan membuat robot mainan adalah hanya sekedar menyalurkan hobi, meski sekarang telah menjadi penghasilan yang lumayan dan memanfaatkan limbah supaya bisa menjadi produk yang punya nilai jual.

Penulis : Ragil

Berita Terkait

Selamatan Desa Taman Kursi 2026 Berlangsung Meriah, Budaya Leluhur dan Semangat Ekonomi Desa Menguat
DRT Manajemen Perkuat Arah Digital Marketing, Dorong UMKM Sumenep Berdaya Saing di Era Transformasi Digital
DRT Manajemen Matangkan Ekspansi Digital Marketing, Tufel Pimpin Rapat Strategis Bersama Tim Muda Kreatif di Resto Lotus Sumenep
Geger! KSB dan Pendiri NGO KBB Sepakat Bubarkan Organisasi Demi Kebangkitan Kabupaten Bogor Istimewa
Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate
Libur Panjang, Satpolairud Situbondo Siaga Penuh Amankan Wisata Pantai Pasir Putih
Aksi Tebar 75 Ribu Bibit Bandeng Kalapa Kendal Bersama Warga Binaan 
Banjir Rob di Pantura Pemalang Jadi Kolam Renang Dadakan Bagi Anak -anak 

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:12 WIB

Selamatan Desa Taman Kursi 2026 Berlangsung Meriah, Budaya Leluhur dan Semangat Ekonomi Desa Menguat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:20 WIB

DRT Manajemen Perkuat Arah Digital Marketing, Dorong UMKM Sumenep Berdaya Saing di Era Transformasi Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:55 WIB

DRT Manajemen Matangkan Ekspansi Digital Marketing, Tufel Pimpin Rapat Strategis Bersama Tim Muda Kreatif di Resto Lotus Sumenep

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:24 WIB

Geger! KSB dan Pendiri NGO KBB Sepakat Bubarkan Organisasi Demi Kebangkitan Kabupaten Bogor Istimewa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:49 WIB

Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate

Berita Terbaru