Pemkot Blitar Gelar Pawai Lampion Peringati Hari Lahir Pancasila

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menggelar pawai bedol pusaka dan pawai lampion dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada Sabtu malam, 1 Juni 2025. Meski diguyur hujan, acara tetap berlangsung khidmat dan meriah, disambut antusias oleh masyarakat.

Rangkaian pawai dimulai dari Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno, dan berakhir di Alun-Alun Kota Blitar. Sepanjang rute, ratusan lampion dan replika bertema Pancasila dipertontonkan, menambah semarak suasana malam peringatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak kurang dari ratusan pelajar tingkat SMP hingga SMA turut ambil bagian dalam prosesi, mengenakan kostum bertema nasionalisme dan menampilkan berbagai atraksi seni.

Kegiatan ini telah menjadi tradisi tahunan Pemkot Blitar yang dilaksanakan setiap malam 1 Juni. Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai Pancasila, khususnya kepada generasi muda, agar tetap relevan dan dihayati dalam kehidupan sehari-hari.

Wali Kota Blitar, , H. Syaiful Muhibbin, S.H.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum untuk merefleksikan makna dan nilai-nilai dasar negara.

“Kami meneladani dan mengamalkan Pancasila secara total. Bangsa ini merdeka bukan dengan mudah, dan Pancasila sebagai dasar negara harus terus dijaga serta diperjuangkan,” ujar Wali Kota Blitar, Mas Ibin.

Pawai bedol pusaka dan lampion ini sekaligus menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa serta upaya menjaga semangat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

Mas Ibin Wali Kota Blitar berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar dapat menggugah kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak muda bisa lebih mengenal sejarah bangsanya, menghargai perjuangan para pendiri bangsa, dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup. Tidak hanya dalam kata-kata, tapi juga dalam tindakan nyata,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam pawai ini adalah cerminan dari nilai-nilai luhur Pancasila yang harus terus dirawat dan dilestarikan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Adv/Kmf)

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB