Kacau! Kompetisi Sepakbola U-13 Sumenep Dibuka dengan Kontroversi, PSHW Jadi Korban

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kacau, Kompetisi Sepakbola U-13 Kabupaten Sumenep dibuka dengan kontroversi.

Pertandingan perdana antara PSHW Pasongsongan dan Gapsa Ambunten yang dijadwalkan berlangsung Minggu sore (20/7/2025), terpaksa ditunda usai muncul protes keras dari pihak PSHW.

Mereka menilai panitia pelaksana (panpel) berlaku diskriminatif dan tidak profesional dalam menyikapi masalah administrasi pemain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kubu PSHW keberatan karena hanya diperbolehkan menurunkan 10 pemain, setelah tiga pemain mereka dinyatakan belum sah oleh Komisi Disiplin (Komdis) dan panpel.

Permasalahan ini bermula dari dugaan belum lengkapnya dokumen perubahan kependudukan ketiga pemain tersebut.

Disdukcapil Bungkam Tuduhan Panpel: Tidak Pernah Dihubungi

Ketika diminta menunjukkan bukti sah dari Disdukcapil, PSHW justru membawa surat resmi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumenep yang menyatakan tidak pernah menerima surat permohonan verifikasi dari panpel.

“Disdukcapil menyampaikan bahwa untuk membuktikan keabsahan dokumen, panpel wajib mengirim surat resmi atau datang langsung. Tapi sampai hari ini tidak ada surat atau kunjungan,” ungkap seorang official PSHW.

Lawan Klub Ketua Panpel, Netralitas Dipertanyakan

Yang memperkeruh suasana, lawan PSHW dalam laga pembuka adalah Gapsa Ambunten, klub yang disebut-sebut berada di bawah kepemilikan Ketua Panpel sendiri. Dugaan konflik kepentingan pun mencuat, menyusul keputusan sepihak panpel yang tidak diverifikasi secara objektif.

“Tiga pemain kami langsung dicoret tanpa klarifikasi ke Disdukcapil. Sementara lawannya klub Ketua Panpel sendiri. Apakah ini fair?” kata seorang perwakilan PSHW di tengah lapangan.

Panpel Bungkam, PSHW Minta Evaluasi Total

Hingga berita ini diturunkan, pihak panpel dan Komdis ASKAB PSSI Sumenep belum memberikan penjelasan resmi.

PSHW menuntut evaluasi menyeluruh terhadap integritas dan profesionalitas panpel dalam mengelola turnamen yang notabene menjadi ajang pembinaan usia dini.

“Kalau anak-anak sudah dikecewakan di awal, mau dibawa ke mana masa depan sepak bola Sumenep?” tegas manajer PSHW.

Desakan Publik: “Fair Play Itu Mutlak, Bukan Opsi”

Kekecewaan publik pun meluas. Komunitas sepak bola lokal ramai memperbincangkan kejadian ini di media sosial. Banyak yang meminta ASKAB PSSI turun tangan langsung dan memastikan turnamen berjalan adil, transparan, dan tanpa intervensi personal.

“Panpel jangan jadi juri dalam permainan yang mereka ikuti sendiri. Fair play itu mutlak, bukan opsi,” ujar seorang pemerhati olahraga Sumenep.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tumbangkan Dua Tim RS dr. Kariadi Semarang dan Hospital FC Sidoarjo, Futsal RSUD Sumenep Raih Juara 3 Surabaya Health Test Boyo Cup 2026
JJS Gratis di Arek Lancor Pamekasan, Central 88 Gold & Jewellery Siapkan Puluhan Perhiasan Emas dan 1 Paket Umrah
Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep Resmi Ditutup, Lahirkan Jawara Baru Siap Tempur di Kejurwil Jawa Timur
Ratusan Pelari Padati Unitomo Friendship Run 2026 di Surabaya, Dies Natalis ke-45 Berlangsung Penuh Energi
Wali Kota Kediri Berangkatkan KNPI Run 2026, Ajak Pemuda Hidup Sehat dan Berprestasi
Mbak Wali Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat Kediri, Perkuat Kebersamaan
Sabuk Wali Kota Kediri Jadi Panggung Sportivitas, 118 Atlet Bertarung di “Tarung Juara Sejati”
Final Piala Dunia 2026 Satukan Sumenep, Kapolresta Ariek Nobar Bersama Warga, Spanyol Juara Lewat Gol Dramatis Ferran Torres

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Tumbangkan Dua Tim RS dr. Kariadi Semarang dan Hospital FC Sidoarjo, Futsal RSUD Sumenep Raih Juara 3 Surabaya Health Test Boyo Cup 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:30 WIB

JJS Gratis di Arek Lancor Pamekasan, Central 88 Gold & Jewellery Siapkan Puluhan Perhiasan Emas dan 1 Paket Umrah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep Resmi Ditutup, Lahirkan Jawara Baru Siap Tempur di Kejurwil Jawa Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:13 WIB

Ratusan Pelari Padati Unitomo Friendship Run 2026 di Surabaya, Dies Natalis ke-45 Berlangsung Penuh Energi

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:10 WIB

Wali Kota Kediri Berangkatkan KNPI Run 2026, Ajak Pemuda Hidup Sehat dan Berprestasi

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Kapolresta Sumenep Peduli Rumah Ibadah

Senin, 24 Agu 2026 - 23:55 WIB