Turnamen Askuri Hamsani Cup 2026 di Sumenep Diduga Ilegal dan Penuh Pelanggaran, PERSSU Lakukan Gugatan hingga Turnamen Disetop

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP –  Persatuan sepak Bola Sumbernangka  (PERSSU )tak lagi menahan diri. Dengan langkah tegas dan langsung menghantam, mereka menggugat penyelenggaraan Turnamen Askuri Hamsani Cup 2026 yang digelar PSBA Arjasa di Kangean. Hasilnya tak main-main, turnamen tersebut resmi dihentikan sementara oleh Askab PSSI Kabupaten Sumenep.

Gugatan ini dipicu oleh rentetan dugaan pelanggaran yang dinilai tidak bisa ditoleransi. Mulai dari administrasi yang amburadul, perubahan jadwal sepihak oleh panitia, hingga penggunaan wasit dan hakim garis yang tidak direkomendasikan oleh Askab PSSI Sumenep. Semua itu memperkuat dugaan bahwa turnamen berjalan di luar jalur aturan resmi.

Manager Persatuan sepak Bola Sumbernangka   (PERSSU ),  Mohammad Syafei Sambo, tampil di garis depan sebagai penggugat. Ia menilai turnamen tersebut bukan hanya bermasalah, tetapi berpotensi mencederai integritas sepak bola daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB menjadi titik balik. Dalam rapat darurat jajaran petinggi Askab PSSI Sumenep, Ketua Exco H. Darma mengambil keputusan tegas: menghentikan sementara Turnamen Askuri Hamsani Cup 2026.

Alasan yang mencuat pun mengejutkan publik. Turnamen tersebut diduga tidak memiliki izin atau rekomendasi resmi dari Askab PSSI Kabupaten Sumenep. Jika benar, maka status turnamen ini bukan sekadar bermasalah, tetapi bisa dikategorikan ilegal.

Instruksi penghentian langsung disampaikan kepada Ketua Panitia, Bung Sirat, melalui sambungan telepon seluler. Ia diperintahkan menghentikan seluruh pertandingan tanpa pengecualian. Selain itu, Bung Sirat yang juga Ketua PSBA Arjasa dipanggil untuk memberikan klarifikasi resmi.

Dalam waktu dekat, ia akan dipertemukan dengan pihak PERSSU sebagai penggugat di Kantor Sekretariat Askab PSSI Kabupaten Sumenep. Pertemuan ini dipastikan akan menjadi ajang pembuktian atas berbagai dugaan pelanggaran yang kini mencuat ke publik.

Tak berhenti di situ, Sekjen Askab, Mas Eko, juga diperintahkan untuk mengirimkan surat kepada pihak kepolisian guna memastikan penghentian turnamen berjalan efektif hingga ada keputusan final. Langkah ini menunjukkan bahwa kasus ini telah memasuki fase serius.

Mohammad Syafei Sambo menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk keberanian untuk menegakkan aturan. Ia bahkan meyakini turnamen tersebut tidak akan berlanjut.

“Saya yakin ini akan dihentikan permanen. Kalau tidak punya izin, itu jelas pelanggaran. Tidak boleh ada toleransi untuk hal seperti ini,” tegasnya.

Ia juga mengirim pesan keras kepada klub-klub lain yang merasa dirugikan selama turnamen berlangsung. “Silakan gugat jika merasa dirugikan. Jangan biarkan pelanggaran seperti ini terus terjadi tanpa perlawanan,” ujarnya lantang.

Meski keras dalam sikap, Persatuan sepak Bola Sumbernangka  (PERSSU) tetap mengapresiasi langkah cepat Askab PSSI Sumenep yang dinilai responsif dalam mengambil keputusan.

Namun publik kini dibuat bertanya-tanya: bagaimana mungkin turnamen sebesar ini bisa berjalan tanpa izin resmi? Apakah ini murni kelalaian, atau ada pembiaran yang selama ini terjadi.

Kasus ini kini menjadi bola panas di dunia sepak bola Sumenep. Jika dugaan pelanggaran terbukti, bukan hanya penghentian permanen yang menanti, tetapi juga potensi sanksi berat bagi pihak penyelenggara.

Berita Terkait

SPEMUGA Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Futsal Bergengsi di Sangkapura Berakhir Meriah
Jelang Laga Arema vs Persebaya, GEN Malang Raya Dorong Dialog Publik Demi Keamanan dan Kemanusiaan
Turnamen Mitra Jaya Cup II 2026 Resmi Dibuka, Semarakkan Olahraga di Bawean
Era Baru Olahraga Rekreasi Sumenep Dimulai
Piala Bupati 2026, Songennep Series Jadi Arena Kompetisi Sengit dan Pembinaan Atlet Muda Sumenep-Madura
Apresiasi Wakapolres Sumenep: UNIBA Fun Run 2026 Dorong Kesadaran Gaya Hidup Sehat
Tak Sekadar Turnamen, sonGENnep Futsal Series Bupati Cup 2026 Jadi Kawah Candradimuka Atlet Muda
Berlari untuk Sehat dan Prestasi, UNIBA Madura Fun Run 5K Siap Hidupkan Semangat Olahraga di Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:14 WIB

Turnamen Askuri Hamsani Cup 2026 di Sumenep Diduga Ilegal dan Penuh Pelanggaran, PERSSU Lakukan Gugatan hingga Turnamen Disetop

Sabtu, 18 April 2026 - 12:20 WIB

SPEMUGA Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Futsal Bergengsi di Sangkapura Berakhir Meriah

Rabu, 15 April 2026 - 22:58 WIB

Jelang Laga Arema vs Persebaya, GEN Malang Raya Dorong Dialog Publik Demi Keamanan dan Kemanusiaan

Rabu, 15 April 2026 - 17:17 WIB

Turnamen Mitra Jaya Cup II 2026 Resmi Dibuka, Semarakkan Olahraga di Bawean

Senin, 16 Februari 2026 - 19:36 WIB

Era Baru Olahraga Rekreasi Sumenep Dimulai

Berita Terbaru