Gubernur Jateng Gelar Rakor Forkopimda, Tegaskan Penghormatan pada Hak Angket DPRD Pati

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi Forkopimda Jateng bahas kondisi pasca aksi unjuk rasa Pati

Rapat koordinasi Forkopimda Jateng bahas kondisi pasca aksi unjuk rasa Pati

SEMARANG, Detikzone.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memimpin rapat terbatas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng di kantornya pada Kamis (14/8/2025).

Pertemuan ini membahas kondisi terkini pascaaksi unjuk rasa di Kabupaten Pati pada 13 Agustus 2025, sekaligus memastikan pelayanan pemerintahan dan perekonomian di wilayah tersebut tetap berjalan normal.

Ahmad Luthfi menjelaskan, sejumlah langkah cepat telah diambil. Tim dari Pemprov Jateng sudah diterjunkan ke Pati untuk memantau situasi serta memastikan pelayanan publik tidak terganggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Biro Otonomi Daerah, Biro Ekonomi, serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan juga mengawal agar roda perekonomian dan investasi tetap bergerak.

Selain itu, Biro Kesra melakukan koordinasi lintas sektor bersama tokoh masyarakat guna menciptakan suasana kondusif, sementara Dinas Kesehatan memastikan layanan kesehatan berjalan optimal.

Koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri pun terus dilakukan melalui pelaporan perkembangan situasi. Tim dari Kemendagri, termasuk Inspektur Jenderal, juga telah turun langsung ke Pati.

“Peristiwa di Pati harus menjadi pelajaran bagi seluruh kepala daerah agar lebih peka terhadap dinamika di wilayah masing-masing,” ujar Luthfi.

Ia memaparkan, terkait kasus Pati, Pemprov Jateng menerima surat verifikasi dari Sekda Pati pada 12 April 2025. Sepuluh hari kemudian, Biro Hukum mengundang Pemkab Pati untuk rapat bersama.

Dari rapat itu, disepakati tiga poin utama: menunjuk pihak ketiga untuk melakukan kajian, memastikan kebijakan tidak memberatkan masyarakat, dan menyesuaikan kemampuan daerah. Hasil kajian tersebut semestinya dilaporkan dalam waktu satu minggu.

“Hingga kini kajiannya belum rampung. Ini menjadi teguran agar hal serupa tidak terulang. Meski begitu, kebijakan kenaikan PBB sudah dibatalkan, dan selanjutnya kami akan melakukan pembinaan,” tegas Luthfi.

Terkait desakan pemakzulan bupati, ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat telah disalurkan melalui DPRD Pati.

Proses pembahasan masih berlangsung, dan hasilnya diperkirakan akan diketahui dalam waktu maksimal 60 hari.

“Ini adalah proses konstitusional yang transparan. Kewenangannya ada di DPRD, bukan Pemprov,” tegasnya.

Rapat Forkopimda Jateng ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Taj Yasin, Sekda Sumarno, Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, Kajati Jateng Hendro Dewanto, Kepala BIN Daerah Jateng Brigjen Pol Harseno, Ketua Pengadilan Tinggi Jateng Mochamad Hatta, dan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jateng Rokhanah.

Penulis : Muallim

Berita Terkait

Siapa Kendalikan Penjaringan Sekolah Rakyat? Pernyataan Dinsos dan PKH Sampang Tak Sejalan
RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik
Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran
Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep
Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep
Bupati Sumenep Gaungkan Semangat Bung Karno, ASN dan Karyawan BUMD Wajib Berpeci Sepanjang Juni 2026
Tunjukkan Dedikasi dan Komitmen Pelayanan, Camat Arjasa dan Kangayan serta Para Kades Serempak Apresiasi Manajer ULP PLN Kangean Sumenep
Doa untuk Sang Proklamator Satukan 2.050 Warga di Pendopo Keraton Sumenep, Bupati Fauzi: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siapa Kendalikan Penjaringan Sekolah Rakyat? Pernyataan Dinsos dan PKH Sampang Tak Sejalan

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:52 WIB

RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:16 WIB

Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:36 WIB

Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:28 WIB

Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep

Berita Terbaru