PROBOLINGGO – Suasana pemerintahan Kabupaten Probolinggo kian dinamis jelang rencana mutasi pejabat eselon II. Sebanyak 31 pejabat pimpinan tinggi (PPT) di lingkup Pemkab Probolinggo resmi dijadwalkan mengikuti asesmen kompetensi yang digelar pada 26–27 Agustus 2025 di UPT Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur.
Asesmen ini merupakan tindak lanjut atas disposisi Bupati terkait Nota Dinas Nomor 800.1.14.1/932/246.202/2025 tanggal 5 Agustus lalu. Tujuannya untuk memetakan kompetensi, keterampilan, serta pengetahuan yang dimiliki para pejabat, sekaligus memastikan penempatan sesuai dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo, Syamsul Huda, menegaskan asesmen bukan semata-mata untuk mutasi, melainkan bagian dari sistem manajemen talenta dan pemutakhiran data profil pejabat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setidaknya ada 31 pejabat eselon II yang ikut asesmen. Memang bisa jadi hasilnya menjadi acuan untuk mutasi, tapi waktunya belum bisa dipastikan,” ujarnya, Minggu (24/8/2025).
Meski demikian, dinamika politik birokrasi di Probolinggo disebut kian menghangat. Banyak pihak menilai asesmen ini menjadi “gerbang” awal menuju perombakan kursi strategis kepala dinas.
Dengan pemetaan tersebut, Pemkab Probolinggo berharap tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penulis : Moch Solihin







