MCF 2025 di Sumenep Jadi Panggung Berkah: Stand Dinas Koperasi Jember Dibanjiri Pengunjung, Raup Rp4 Juta Sehari

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung tampak antusias berpose di depan Stand Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, simbol kegembiraan sekaligus bukti nyata meriahnya Madura Culture Festival 2025 di Sumenep

Pengunjung tampak antusias berpose di depan Stand Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, simbol kegembiraan sekaligus bukti nyata meriahnya Madura Culture Festival 2025 di Sumenep

SUMENEP – Madura Culture Festival (MCF) 2025 yang digelar dalam rangka peta rakyat kemerdekaan kembali membuktikan diri sebagai panggung besar yang bukan hanya menghidupkan seni dan budaya, tetapi juga menyalakan denyut ekonomi kerakyatan.

Event akbar yang diikuti 11 kabupaten dari kawasan Tapal Kuda Jawa Timur ini menjelma sebagai ruang kolaborasi budaya dan sekaligus ladang emas bagi pelaku usaha mikro.

Sorotan publik tertuju pada Stand Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember. Sejak hari pertama, stan ini dipenuhi pengunjung yang silih berganti memborong produk unggulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antusiasme masyarakat begitu tinggi, hingga omzet penjualan tercatat mencapai Rp4 juta per hari.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa UMKM tidak hanya bertahan, tapi juga mampu bersaing dan diterima masyarakat luas, terutama dalam event berskala besar seperti MCF 2025,” ungkap salah satu perwakilan Dinas Koperasi Jember dengan penuh optimisme.

“Bahkan omzet malam pertama Rp 4,5 juta. Kalau malam ini kisaran Rp 4 juta mas,” imbuhnya.

Gelaran yang dipusatkan di Kabupaten Sumenep ini menuai banyak apresiasi. Bukan hanya karena sajian tari, musik, dan tradisi khas Tapal Kuda yang memikat, melainkan juga karena berhasil menggerakkan roda ekonomi rakyat. Dari kuliner, fashion, hingga kerajinan tangan, semua produk UMKM tampil memikat dan mendapat ruang promosi yang bergengsi.

Ribuan pengunjung memadati area festival setiap harinya, menjadikan MCF 2025 sebagai magnet budaya sekaligus pusat perputaran ekonomi.

Capaian Jember dengan omzet Rp4 juta sehari kian menegaskan bahwa festival budaya bukan sekadar panggung hiburan, melainkan juga festival ekonomi yang nyata membawa berkah.

MCF 2025 di Sumenep bukan sekadar festival tahunan, melainkan tonggak sejarah baru. Kehadiran 11 kabupaten dari Madura dan Tapal Kuda menjadi bukti bahwa Sumenep mampu menjadi magnet persaudaraan budaya dan penggerak ekonomi kreatif.

Langkah berani Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyatukan ragam budaya dalam satu panggung adalah visi besar yang jarang dimiliki pemimpin daerah. Di tengah arus globalisasi yang sering menggerus identitas, MCF justru menunjukkan bahwa Madura tidak kehilangan arah—bahkan berdiri tegak sebagai mercusuar budaya Nusantara.

Tidak berlebihan bila banyak kalangan menilai, Sumenep kini tidak hanya dikenal dengan sejarah kerajaan dan pesona alamnya, tetapi juga sebagai kota peradaban baru yang mampu mengawinkan kekuatan seni, ekonomi rakyat, dan jati diri lokal.

Dari stan UMKM yang meraup omzet jutaan rupiah per hari, hingga tari-tarian penuh filosofi yang menggetarkan panggung, MCF 2025 menjadi saksi bahwa budaya bukan sekadar tontonan, melainkan kekuatan yang mampu menumbuhkan ekonomi dan memperkuat persaudaraan antar-daerah.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Rawat Persatuan dan Toleransi, Ini Pesan Bupati Sumenep di Hari Kesaktian Pancasila
Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan Kantongi BLT DBHCHT Rp600 Ribu, H. Bambang: Semoga Berkah dan Bermanfaat
Dirut Perumdam Tirta Argupura Probolinggo Resmi Dilantik,Sekda Ugas Tekankan Integritas dan Solusi Gili Ketapang
Dugaan Penipuan CPNS Rp335 Juta di Kota Kediri: Oknum ASN Berdalih Utang Piutang meski Ada Kwitansi Bermaterai
Bupati Sumenep Buka Turnamen Mini Soccer U-13, 23 Tim SD Berebut Juara
Rutan Kraksaan Gandeng Dinkes Probolinggo, Garansi Hak Sehat Warga Binaan Terpenuhi
Berburu Tuberkulosis di Gerbang Pelabuhan Paiton, Dinkes Probolinggo Kerahkan Sinar-X Berteknologi AI
Satu Pintu Sejuta Solusi: Menkomdigi Pastikan Setiap Aduan Warga Lewat SP4N-LAPOR! Ditindaklanjuti

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Rawat Persatuan dan Toleransi, Ini Pesan Bupati Sumenep di Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan Kantongi BLT DBHCHT Rp600 Ribu, H. Bambang: Semoga Berkah dan Bermanfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Dirut Perumdam Tirta Argupura Probolinggo Resmi Dilantik,Sekda Ugas Tekankan Integritas dan Solusi Gili Ketapang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Dugaan Penipuan CPNS Rp335 Juta di Kota Kediri: Oknum ASN Berdalih Utang Piutang meski Ada Kwitansi Bermaterai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Bupati Sumenep Buka Turnamen Mini Soccer U-13, 23 Tim SD Berebut Juara

Berita Terbaru

NASIONAL

Surat AI Pada Presiden dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:27 WIB