Gratiskan Biaya Hingga Akhir Hayat, Keluarga Almarhumah Hasanah ucapkan Terima Kasih ke Bupati dan RSUD Sumenep

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Didampingi putrinya, Salehoddin, suami almarhumah Hasanah, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian Bupati dan RSUD Sumenep yang telah menggratiskan seluruh biaya perawatan hingga pemulangan jenazah istrinya.

Didampingi putrinya, Salehoddin, suami almarhumah Hasanah, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian Bupati dan RSUD Sumenep yang telah menggratiskan seluruh biaya perawatan hingga pemulangan jenazah istrinya.

SUMENEP – Di balik kesedihan keluarga kecil di Pasongsongan, tersimpan rasa syukur mendalam. Almarhumah Hasanah, yang hampir sebulan dirawat di RSUD Sumenep sejak 12 Agustus hingga 7 September 2025 akibat komplikasi penyakit, akhirnya berpulang dengan pelayanan kesehatan yang layak hingga akhir hayatnya.

Keluarga almarhumah yang hidup di rumah sempit berukuran 5 x 3 meter bersama dua kepala keluarga, tak pernah membayangkan bisa mendapatkan fasilitas perawatan gratis, bahkan hingga pemulangan jenazah.

Salehoddin, suami almarhumah yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan, menuturkan beratnya kehidupan yang ia jalani. Dengan penghasilan pas-pasan dan tanggungan anak yang masih mondok di pesantren, sakitnya sang istri menjadi beban yang nyaris tak sanggup ia pikul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau tanpa bantuan pemerintah daerah dan RSUD Sumenep, saya benar-benar tidak tahu harus bagaimana. Semua biaya diringankan, bahkan sampai kepulangan jenazah istri saya. Ini pertolongan Allah lewat kebijakan Bupati dan kebaikan pihak rumah sakit,” ujar Salehoddin, Minggu, 14/9/2025.

Bagi keluarga Salehoddin, perhatian ini akan selalu dikenang, bukan hanya sebagai bantuan, melainkan juga sebagai bukti bahwa di tengah keterbatasan, masih ada tangan-tangan kebaikan yang mau meringankan penderitaan.

Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat Pasongsongan, Salimur Rahman, yang menyebut kebijakan Pemkab Sumenep dan RSUD ini sebagai bentuk nyata hadirnya pemerintah untuk rakyat kecil.

“UHC dan kebijakan RSUD yang menggratiskan biaya ini benar-benar menyentuh hati. Bahkan sampai jenazah pun difasilitasi. Ini bukti negara hadir bagi orang kecil,” ungkapnya.

Di hari ketujuh almarhumah Hasanah, suasana duka masih terasa. Namun, keluarga dan masyarakat juga menyimpan rasa syukur karena di tengah kesempitan hidup, almarhumah sempat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik hingga akhir hayatnya.

“InsyaAllah, doa-doa dari keluarga almarhumah dan masyarakat akan terus mengalir untuk para pemimpin kita yang peduli. Semoga kebaikan ini tidak berhenti di sini, tapi terus berlanjut untuk rakyat kecil lainnya,” pungkas Salimur Rahman.

Tahlilan 7 hari almarhumah Hasanah bukan hanya menjadi momen doa dan mengenang jasa, tetapi juga menyimpan pelajaran berharga bagi kita semua. Dibalik kesedihan keluarga sederhana yang hidup di rumah sempit 5×3 meter itu, tersimpan rasa syukur mendalam karena pemerintah hadir dengan nyata.

Pelayanan gratis selama hampir sebulan di RSUD Sumenep akibat komplikasi penyakit, hingga biaya pemulangan jenazah yang ditanggung sepenuhnya, adalah bukti bahwa kepemimpinan yang berpihak pada rakyat kecil masih ada.

Bagi keluarga Salehoddin, perhatian ini akan selalu dikenang, bukan hanya sebagai bantuan, melainkan juga sebagai bukti bahwa di tengah keterbatasan, masih ada tangan-tangan kebaikan yang mau meringankan penderitaan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh
Dispendik Kota Probolinggo Disorot, 100 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Dikuasai Satu Orang
Motor Karyawan Dispendukcapil Probolinggo Raib di Parkiran MPP, Aksi Pelaku Terekam CCTV
BAZNAS Sumenep Buka Beasiswa Cendekia 2026 Gelombang 2, Ini Syarat dan Jadwalnya
DWP Bakesbangpol Sumenep Gelar Halal Bihalal, Sri Sumarni Dzulkarnain Ajak Organisasi Lebih Aktif dan Solid
Sumenep Bidik Pasar Dunia, Rantai Pasok Perikanan Digenjot Lewat Kemitraan Strategis
DPRD Sumenep dan Pemkab Sinkronkan Arah Kebijakan Lewat Tiga Raperda 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:11 WIB

Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026

Rabu, 15 April 2026 - 13:42 WIB

Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh

Rabu, 15 April 2026 - 12:45 WIB

Dispendik Kota Probolinggo Disorot, 100 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Dikuasai Satu Orang

Selasa, 14 April 2026 - 13:24 WIB

Motor Karyawan Dispendukcapil Probolinggo Raib di Parkiran MPP, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Selasa, 14 April 2026 - 12:22 WIB

BAZNAS Sumenep Buka Beasiswa Cendekia 2026 Gelombang 2, Ini Syarat dan Jadwalnya

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB