Lebih dari 50 Ribu Scooterist Dipastikan Ramaikan Kediri Scooter Festival (KSF) ke-8

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri jadi magnet komunitas Vespa se-Indonesia dan mancanegara; dampak ekonomi lokal diharapkan melonjak tajam.

Kediri jadi magnet komunitas Vespa se-Indonesia dan mancanegara; dampak ekonomi lokal diharapkan melonjak tajam.

KEDIRI DETIKZONE — Deru ribuan mesin Vespa akan menggema di Kota Kediri akhir pekan ini. Sekitar 50 ribu lebih pencinta skuter klasik dari berbagai penjuru Tanah Air hingga mancanegara, seperti Thailand dan Malaysia, dipastikan menghadiri Kediri Scooter Festival (KSF) ke-8 yang digelar di GOR Jayabaya Kota Kediri, 10–12 Oktober 2025.

Gelaran tahunan yang diinisiasi komunitas scooterist ini bukan sekedar ajang silaturahmi antarpecinta Vespa.

Lebih dari itu, KSF 8 menjadi penggerak vital ekonomi kreatif dan pariwisata lokal, sekaligus simbol kebangkitan kegiatan komunitas pascapandemi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priambodo, menyebut festival ini sejalan dengan visi pemerintah kota dalam menghidupkan ekonomi berbasis komunitas.

“Saya berharap bahwa dengan adanya Kediri Scooter Festival ini, mari kita bersama-sama menyukseskan mengangkat programnya mbak Wali Kota yaitu De Cito,” ujar Bambang, dalam acara temu media Kediri Scooter Festival ke 8, Jumat (10/10/2025) siang.

Ia menambahkan, sektor perhotelan dan kuliner sudah bersiap menyambut lonjakan tamu. Data Dinas Pariwisata menunjukkan, tingkat okupansi hotel di Kediri bahkan telah mendekati penuh sejak seminggu sebelum acara.

“Dengan adanya hadirnya sekitar 4000 – 5000 para scooterist nanti, bisa menghidupkan pelaku-pelaku UMKM yang berbudaya,” imbuhnya.

Bagi pelaku usaha lokal, momentum ini menjadi peluang besar. Produk kreatif, suku cadang modifikasi, hingga merchandise khas scooterist akan memenuhi area festival.

“Pesan saya, kita sambut tamu-tamu kita yang dari luar Kota, dari luar negeri, luar pulau, seantero Nusantara yang hadir di kota Kediri, sama-sama kita menggaungkan tempat-tempat yang banyak situs-situsnya,” pintanya.

Tak hanya soal Vespa, KSF 8 juga diharapkan menjadi panggung promosi budaya dan wisata Kota Kediri.

Para tamu dari luar kota didorong untuk menjelajahi destinasi legendaris, mulai dari Gunung Klotok, Candi Surawana, hingga Goa Selomangleng, serta mencicipi kuliner khas seperti tahu takwa dan getuk pisang.

Dengan dukungan penuh pemerintah kota Kediri, KSF 8 diproyeksikan menjadi ikon event tahunan unggulan, sekaligus bukti bahwa kekuatan komunitas dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

“Mari kita sambut tamu dari luar kota dengan keramahan khas Kediri. Semoga mereka pulang membawa cerita yang ngangeni,” pesannya.

Sementara itu, panitia pelaksana, Anang Kurniawan, memastikan KSF 8 akan menjadi event Vespa terbesar di Indonesia tahun ini.

“Kalau melihat animonya, dari seluruh scooterist yang ada di Indonesia ini, nanti insyaallah lebih dari 50 ribu scooterist yang datang ke kota Kediri,” ujar Anang.

Menurutnya, KSF ke 8 ini bukan sekedar festival otomotif, melainkan juga pesta kebudayaan jalanan yang merekatkan solidaritas antaranggota komunitas.

“Kalau kegiatan kegiatannya memang salah satu ciri khas dari KSF ini adalah Fun Cross Vespa. Sampai hari ini jadi daya tarik tersendiri,” tegasnya.

Dikatakannya, rangkaian acara KSF 8 diantaranya Kontes & Funcross Vespa, Dyno Battle, Rolling Thunder, Bursa Scooter, dan Lapak Komunitas.

Selain itu, panitia juga menyiapkan hiburan musik, area foto tematik, hingga zona nostalgia Vespa klasik.

“Terus disandingkan dengan program De Cito, Kediri Ngangenin dan lain-lainnya itu mbak Wali Kota ingin ikut bergabung dengan peserta scooterist yang dari luar kota ini, akan diajak keliling kota dan mengunjungi tempat wisata yang ada di kota Kediri,” ungkap Anang.

Kediri Scooter Festival ke-8 bukan sekedar pertemuan Vespa, tapi pesta rakyat modern yang memadukan budaya, ekonomi, dan semangat persaudaraan.

Kota Kediri pun bersiap menjadi lahan subur kreativitas dan destinasi wisata komunitas terbesar di Indonesia.

Berita Terkait

Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan Kantongi BLT DBHCHT Rp600 Ribu, H. Bambang: Semoga Berkah dan Bermanfaat
Dirut Perumdam Tirta Argupura Probolinggo Resmi Dilantik,Sekda Ugas Tekankan Integritas dan Solusi Gili Ketapang
Dugaan Penipuan CPNS Rp335 Juta di Kota Kediri: Oknum ASN Berdalih Utang Piutang meski Ada Kwitansi Bermaterai
Bupati Sumenep Buka Turnamen Mini Soccer U-13, 23 Tim SD Berebut Juara
Rutan Kraksaan Gandeng Dinkes Probolinggo, Garansi Hak Sehat Warga Binaan Terpenuhi
Berburu Tuberkulosis di Gerbang Pelabuhan Paiton, Dinkes Probolinggo Kerahkan Sinar-X Berteknologi AI
Satu Pintu Sejuta Solusi: Menkomdigi Pastikan Setiap Aduan Warga Lewat SP4N-LAPOR! Ditindaklanjuti
Sambut Hari Jadi Sumenep ke-757, Pemerintah Desa Pinggirpapas Wadahi Bakat Seni Lewat Lomba Karaoke Dangdut se-Madura di Cafe Lotus

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan Kantongi BLT DBHCHT Rp600 Ribu, H. Bambang: Semoga Berkah dan Bermanfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Dirut Perumdam Tirta Argupura Probolinggo Resmi Dilantik,Sekda Ugas Tekankan Integritas dan Solusi Gili Ketapang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Dugaan Penipuan CPNS Rp335 Juta di Kota Kediri: Oknum ASN Berdalih Utang Piutang meski Ada Kwitansi Bermaterai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Bupati Sumenep Buka Turnamen Mini Soccer U-13, 23 Tim SD Berebut Juara

Rabu, 30 September 2026 - 14:47 WIB

Rutan Kraksaan Gandeng Dinkes Probolinggo, Garansi Hak Sehat Warga Binaan Terpenuhi

Berita Terbaru

NASIONAL

Surat AI Pada Presiden dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:27 WIB