Ratusan Anak Ramaikan Festival Anak Sholeh LDII Sumenep, Bentuk Generasi Religius dan Mandiri

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Ratusan anak dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sumenep memeriahkan Festival Anak Sholeh (FAS) yang digelar di halaman Kantor DPD LDII Sumenep, Minggu (12/10/2025).

Berbagai lomba digelar dalam ajang tersebut, di antaranya Pildacil, cerdas cermat, adzan, qiroah, dan mewarnai. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat karakter anak agar selaras dengan nilai-nilai keislaman.

Ketua DPD LDII Kabupaten Sumenep, Musaheri, menjelaskan bahwa Festival Anak Sholeh bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan generasi muda di tingkat PAC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin melihat sejauh mana pembinaan di tingkat bawah berhasil menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemandirian kepada anak-anak,” ujarnya di sela kegiatan.

Musaheri menegaskan, di era digital saat ini, generasi muda menghadapi tantangan besar dengan derasnya arus informasi. Karena itu, LDII berkomitmen memperkuat pembinaan melalui kegiatan pendidikan, keagamaan, serta pengembangan kreativitas anak-anak.

 “Jika sejak dini mereka dibina dengan baik, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi yang religius, cerdas, kreatif, dan siap membangun daerah,” tambahnya.

Sebagai bagian dari kegiatan, DPD LDII Sumenep juga menggelar Bazar UMKM yang diikuti sembilan PAC dengan tema “Mewujudkan SDM Profesional Religius Melalui Pembentukan Akhlak Luhur dan Kemandirian Generasi Penerus.”

PAC Paberasan menjadi salah satu yang paling aktif, menghadirkan tiga stand sekaligus karena besarnya jumlah peserta yang mereka bina.

 “Sebenarnya ada 13 PAC dan empat Penanggung Jawab, tapi yang tampil sesuai kemampuan ada sembilan PAC,” jelas Musaheri.

Lebih lanjut, ia berharap semangat kompetisi dan kreativitas anak-anak ini menjadi pondasi lahirnya generasi muda LDII yang inovatif dan tangguh.

 “Anak muda harus siap menghadapi kesulitan dan kegagalan, karena keberhasilan sering lahir dari proses itu sendiri,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bobol Kotak Amal Masjid, Pelaku Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep
Putri Wartawan Jadi Korban Dugaan Malapraktik RS Permata Madina, Tangannya Terpaksa Diamputasi
Tegang di Awal, Damai di Akhir: Polemik Arisan Get Berakhir Kekeluargaan
Ngopi Malam Penuh Makna! Kapolres Sumenep dan Kades Satukan Komitmen
Tak Ada Dispensasi, 42 Penumpang Arus Balik Bawean Tertahan di Pelabuhan
Janggal! Belum Setahun Dipakai Wali Kota dan Wakil, Perawatan Mobdin Sudah Membengkak Ratusan Juta
Perkembangan Sistem Perbankan Syariah
HEBOH! Pajero Dijemput Polisi Pakai Sprint, Tiba-Tiba Muncul Ngaku “Pemilik” dari Bekasi: Ada Apa di Balik Kasus Ini?

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 14:46 WIB

Bobol Kotak Amal Masjid, Pelaku Dibekuk Satreskrim Polres Sumenep

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:33 WIB

Putri Wartawan Jadi Korban Dugaan Malapraktik RS Permata Madina, Tangannya Terpaksa Diamputasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:03 WIB

Tegang di Awal, Damai di Akhir: Polemik Arisan Get Berakhir Kekeluargaan

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:00 WIB

Ngopi Malam Penuh Makna! Kapolres Sumenep dan Kades Satukan Komitmen

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:52 WIB

Tak Ada Dispensasi, 42 Penumpang Arus Balik Bawean Tertahan di Pelabuhan

Berita Terbaru