Bentuk Karakter dan Kepedulian Lingkungan, Ning Hani Buka Pesta Siaga di Probolinggo

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Gerakan Pramuka bukan sekadar wadah berorganisasi, melainkan kawah candradimuka untuk mencetak generasi muda yang cerdas sekaligus berkarakter. Melalui Pramuka, anak-anak ditempa untuk siap berkarya dan menebar manfaat nyata bagi masyarakat luas.Hal tersebut ditegaskan oleh Ning Hani saat membuka rangkaian acara Pesta Siaga Kabupaten Probolinggo.

 

Dalam sambutannya, ia mengingatkan para anggota Pramuka Siaga mengenai esensi utama dari kepanduan.“Pramuka mengajarkan banyak hal yang akan menjadikan adik-adik bukan hanya menjadi anak yang pintar, tetapi juga anak yang berkarakter. Menjadi Pramuka berarti siap berkarya dan siap memberikan manfaat bagi orang lain,” terangnya,kamis (2/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ning Hani juga memotivasi para peserta untuk tidak ragu mengeksplorasi potensi diri. Setiap anak diimbau untuk terus menekuni minat dan bakat mereka, baik di bidang seni, olahraga, literasi, maupun keterampilan praktis lainnya. Ketekunan menjadi kunci utama dalam meraih impian.“Kalau suka menggambar teruslah menggambar, yang gemar membaca teruslah membaca, yang senang menulis, menyanyi, menari atau berolahraga teruslah berlatih. Semua itu akan menghasilkan prestasi apabila dilakukan dengan tekun dan sungguh-sungguh,” tegas Ning Hani.

 

Di tengah ancaman perubahan iklim dan polusi yang kian mengkhawatirkan, Ning Hani menyelipkan pesan penting tentang lingkungan. Ia mengetuk kesadaran generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga bumi dari kerusakan.“Saat ini bumi kita menghadapi banyak persoalan, mulai dari sampah yang semakin banyak, sungai yang tercemar hingga pohon yang semakin berkurang. Karena itu kita semua mempunyai tanggung jawab untuk merawat bumi,” ungkapnya.

 

Menurutnya, anggota Pramuka Siaga harus mampu menjadi garda terdepan dalam pelestarian alam. Langkah ini bisa dimulai dari aksi-aksi sederhana di kehidupan sehari-hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, memangkas penggunaan plastik sekali pakai, menanam pohon, serta menjaga kebersihan di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.Ia optimistis gerakan kolektif ini akan membawa dampak besar bagi daerah.

 

“Saya yakin apabila ribuan Pramuka Siaga di Kabupaten Probolinggo membiasakan hidup bersih dan peduli lingkungan, maka Kabupaten Probolinggo akan menjadi daerah yang semakin hijau, sehat, indah dan nyaman untuk kita semua,” tuturnya.

 

Menutup arahannya, Ning Hani mengajak seluruh peserta untuk menikmati Pesta Siaga dengan penuh kegembiraan, semangat tinggi, dan menjunjung sportivitas. Baginya, esensi kompetisi dalam Pramuka bukanlah sekadar meraih trofi, melainkan proses belajar dan keberanian untuk mencoba.

 

“Ikutilah seluruh permainan dan tantangan dengan hati yang gembira. Jangan takut mencoba dan jangan takut salah. Kalau menang bersyukurlah dengan rendah hati, kalau belum menang jangan berkecil hati,” pesan Ning Hani hangat.Ia menekankan bahwa kemauan untuk terus belajar jauh lebih bernilai dibanding status juara. “Pesta Siaga adalah tentang belajar bersama, bermain bersama, bergembira bersama dan menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

KPU Pemalang Sahkan Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan TW II 2026, Kawal Hak Pilih Warga Sepanjang Tahun
Jelang Tahun Ajaran Baru, BIP Foundation Luncurkan Program Bagi-Bagi Seragam Sekolah Gratis untuk Anak Yatim, Dhuafa, dan Siswa Berprestasi
BIP Siap Lanjutkan Misi Kemanusiaan, 3.000 Anak Yatim Sumenep Akan Terima Santunan dan Perlengkapan Sekolah Gratis, Bos Ali: Sedekah Terbaik Adalah Menyantuni Mereka
Berangkat Mencari Nafkah, Pulang Jadi Jenazah: Warga Batuputih Ditemukan Tewas di Penampungan Air
Dikepung Isu Titipan PPDB SMP, Kepala Dinas Pendidikan Pemalang Angkat Bicara
Malam Ini Resmi Dibuka, Pameran dan Bazar UMKM Warnai Delapan Hari Festival Tetemasa 2026 di Sumenep
Perjalanan Konflik KH Miftahul Akhyar
Seru dan Penuh Keakraban, Kodim 0210/TU Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:50 WIB

Bentuk Karakter dan Kepedulian Lingkungan, Ning Hani Buka Pesta Siaga di Probolinggo

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:25 WIB

KPU Pemalang Sahkan Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan TW II 2026, Kawal Hak Pilih Warga Sepanjang Tahun

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:50 WIB

Jelang Tahun Ajaran Baru, BIP Foundation Luncurkan Program Bagi-Bagi Seragam Sekolah Gratis untuk Anak Yatim, Dhuafa, dan Siswa Berprestasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:27 WIB

BIP Siap Lanjutkan Misi Kemanusiaan, 3.000 Anak Yatim Sumenep Akan Terima Santunan dan Perlengkapan Sekolah Gratis, Bos Ali: Sedekah Terbaik Adalah Menyantuni Mereka

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:56 WIB

Berangkat Mencari Nafkah, Pulang Jadi Jenazah: Warga Batuputih Ditemukan Tewas di Penampungan Air

Berita Terbaru