Pemalang- Isu tidak sedap yang menyelimuti proses Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) SMP tahun 2026 ini akhirnya memaksa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang Supaat akhirnya angkat bicara.
Di tengah gelombang protes orang tua murid yang menduga adanya permainan nilai dan zonasi siluman, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Pemalang menegaskan bahwa sistem seleksi berjalan tanpa celah intervensi.
“Saya pastikan insya Allah sesuai komitmen tidak ada Permainan ya. Teknisnya saya larang permainan atau titipan titipan dan sebagainya secara umum jangan sampai terjadi, biar masyarakat terlayani sesuai dengan zona, jadi kami pastikan apa yang dituduhkan ke kami, boleh boleh saja, tapi kami pastikan, sepengetahuan saya, seperintah saya sesuai dengan panduan pedoman penerimaan siswa jadi kalau mau komplen boleh silahkan,” Terang Supaat pada Senin ( 29/6 ).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semetara itu,Kepala dinas pendidikan Supaat saat ditanya isu yang berkembang ada salah satu orangtua siswa, yang kurang berkenan dengan hasil sistem zonasi, sehingga anaknya tidak bisa diterima,pada sekolah yang diinginkannya, Supaat mengaku sudah bertemu dengan orangtua calon siswa tersebut,
“Kalau yang kemarin orang tua dari calon siswa yang tidak diterima di salah satu SMP Negeri di Pemalang,sudah ketemu saya, sudah dongeng malah beliau melalui jalur afirmasi dan sudah saya sampaikan beberapa persyaratan nya, sudah selesai ketika ketemu saya sudah selesai, beliau sudah memahami terhadap susunan itu” tambah Supaat.
Dirinya menambahkan, bahwa sistem pendaftaran peserta siswa didik baru ( PPDB) seluruhnya sudah dijalankan sesuai dengan regulasi yang ada,
“Sistemnya kita berbasis dengan mekanisme yang ada,Seandainya ada masyarakat yang tidak terlayani dengan puas, boleh mengadukan kepada kita, terutama panitia dan masalah yang sempat ramai kemarin sudah kita klarifikasi, mudah mudahan sudah tidak permasalah lagi ” tutupnya.
Seperti diberitakan sebelumnya,pada PPDB tahun 2026 , ada salah satu orangtua calon siswa, merasa dicurangi dengan hasil akhir pengumuman salah satu SMP Negeri di Pemalang, sehingga akhirnya mengadukan orangtua tersebut, mengadukan ke salah satu Lembaga Bantuan Hukum yang ada di Pemalang,
Sampai berita ini ditulis, pihak Dinas Pendidikan dan Olahraga ( Dindikpora) kabupaten Pemalang, menjelaskan tidak ada permainan dalam sistem PPDB tahun pelajaran 2026 -2027 tersebut, *( Ragil)*







