Wali Kota Kediri Ajak Generasi Muda Bangga Berbatik: Saatnya Lestarikan Warisan Nusantara dengan Gaya dan Cinta!

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbak Wali menyerahkan cinderamata kepada para sponsor dan pendukung acara sebagai bentuk apresiasi (Bimo)

Mbak Wali menyerahkan cinderamata kepada para sponsor dan pendukung acara sebagai bentuk apresiasi (Bimo)

KEDIRI DETIKZONE – Suasana hangat dan penuh kebanggaan menyelimuti Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Sabtu (11/10/2025) malam, saat digelarnya Grand Final Duta Batik Kota Kediri 2025.

Acara yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati ini bukan sekedar ajang pemilihan duta, melainkan seruan bersama untuk melestarikan dan mencintai batik sebagai jati diri bangsa Indonesia khususnya kota Kediri.

Didampingi Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha, Ketua Dekranasda Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin, jajaran Dekranasda, sejumlah dewan juri, dan para tamu undangan, Mbak Wali sapaan akrab Vinanda Prameswati menyampaikan pesan penuh semangat kepada para finalis duta batik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan event ini. Karena kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kita bisa melihat potensi luar biasa dari generasi muda Kota Kediri,” ujar Mbak Wali membuka sambutan dengan senyum hangat.

Menurutnya, batik bukan sekedar kain bermotif indah, tetapi warisan budaya penuh makna yang mengandung filosofi, sejarah, dan identitas bangsa.

Dikatakannya, Batik telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya takbenda sejak tahun 2009, dan menjadi simbol kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Sebagai warga negara Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk melestarikan, mencintai, dan memajukan batik. Khususnya di Kota Kediri yang juga memiliki potensi besar dalam seni batik,” tegasnya.

Mbak Wali menekankan, Duta Batik bukan sekedar ajang kecantikan atau ketampanan, tetapi wadah bagi generasi muda untuk menjadi sosok edukatif, inspiratif, dan berkarakter.

15 Finalis duta batik kota kediri kategori cilik tampil memukau dihadapan juri dan penonton (Bimo)

Para finalis duta batik diharapkan mampu menjadi duta yang mempromosikan nilai-nilai luhur batik, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

“Duta Batik harus mampu menjadi contoh, mengedukasi masyarakat, dan menunjukkan bahwa memakai batik adalah kebanggaan. Kita ingin anak muda Kediri tidak hanya mengenal batik, tetapi juga menjadikannya bagian dari gaya hidup mereka,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali juga menyerahkan cinderamata kepada para sponsor dan pendukung acara, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung pelestarian budaya lokal.

Lebih jauh, Wali Kota termuda di Indonesia itu mengajak seluruh masyarakat Kediri, terutama kalangan muda, untuk menjadikan batik sebagai simbol gaya hidup modern yang berakar pada nilai tradisi.

“Mari kita kenalkan batik Kediri kepada dunia! Gunakan batik dengan bangga di setiap kesempatan, di sekolah, kampus, kantor, bahkan saat santai. Karena mengenakan batik bukan hanya keren, tapi juga wujud cinta kita pada Indonesia,” ajak Mbak Wali menutup sambutannya dengan penuh semangat.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kota Kediri berharap akan lahir generasi muda yang kreatif, berbudaya, dan memiliki semangat nasionalisme kuat, mereka yang tidak hanya bangga mengenakan batik, tetapi juga mampu membawa nama baik Kediri sebagai kota yang kaya akan seni dan budaya.

Berita Terkait

Sokong Program Prioritas Presiden, Pemkab Probolinggo Siapkan 7 Hektare Lahan Sekolah Rakyat
Sumenep Dipilih Jadi Tuan Rumah Kejurprov Voli Pasir U-17 Jatim 2026, Bupati: Kehormatan Sekaligus Peluang Dongkrak Ekonomi
Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim
Momentum Hari Bhayangkara, Pemkab Hibahkan Tanah 458 Meter Persegi untuk Polres Probolinggo
Sinergi PLN Nusantara Power UP Gresik dan Pokmaswas Hijau Daun Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Bawean Gresik
Program Rutilahu Sumenep Wujudkan Impian Suiyeh Miliki Rumah Layak Huni
Sumenep Jadi Magnet Daerah Lain, Pemprov NTB Datang Pelajari Inovasi Pemerintahan
Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:48 WIB

Sokong Program Prioritas Presiden, Pemkab Probolinggo Siapkan 7 Hektare Lahan Sekolah Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:36 WIB

Sumenep Dipilih Jadi Tuan Rumah Kejurprov Voli Pasir U-17 Jatim 2026, Bupati: Kehormatan Sekaligus Peluang Dongkrak Ekonomi

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:25 WIB

Hari ke-31 Program Berbagi Setiap Hari Tanpa Jeda di Sumenep, Detikzone.id Bangun Peradaban Baru Lewat Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:12 WIB

Momentum Hari Bhayangkara, Pemkab Hibahkan Tanah 458 Meter Persegi untuk Polres Probolinggo

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:26 WIB

Sinergi PLN Nusantara Power UP Gresik dan Pokmaswas Hijau Daun Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Bawean Gresik

Berita Terbaru