Dinsos Blitar Salurkan BLT DBHCHT untuk Buruh Rokok, Tani Tembakau, dan Cengkeh

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, dan buruh tani cengkeh. Hal tersebut disampaikan Kabid Perlindungan dan Jaringan Sosial Dinsos Kabupaten Blitar, Yuni Urinawati, Selasa (18/11/2025).

Penyaluran BLT tahun ini dilakukan dalam enam tahap yang dimulai pada bulan Juli. Hingga saat ini, sudah terlaksana empat tahap, dan diharapkan tahap kelima dapat dicairkan pada pertengahan November,” ujar Yuni.

Setiap penerima berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama enam bulan, yang disalurkan langsung ke rekening masing-masing melalui Bank Jatim. Berdasarkan data Juni 2025, terdapat 3.901 penerima dengan total anggaran Rp1.170.300.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Juli, jumlah penerima meningkat menjadi 4.705 orang dengan anggaran Rp1.411.500.000. Sementara itu, pada Agustus dan September masing-masing tercatat 4.810 penerima dengan anggaran Rp1.443.000.000 serta 4.898 penerima dengan anggaran Rp1.469.400.000.

“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan para buruh, khususnya buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok,” tambah Yuni.

‘Ia menuturkan, jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, meskipun diperkirakan akan menurun pada 2026 karena adanya efisiensi anggaran.

Penyaluran tahap keenam direncanakan pada awal Desember dan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi buruh yang menjadi sasaran program.

Dinas Sosial Kabupaten Blitar berkewajiban memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah desa, pendamping sosial, serta lembaga terkait akan terus diperkuat untuk meminimalkan potensi kesalahan data maupun penyalahgunaan bantuan.

“Kami ingin setiap program benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan, bukan sekadar formalitas atau angka di atas kertas,” lanjutnya.(Adv/Kmf)

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

Sangkapura Tunjukkan Konsistensi Prestasi di MTQ XXXII Kabupaten Gresik 2026
Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat
Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa
Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan
Gerakan ASRI Lewat Jumat Bersih Kembali Digelar Pemkab Sumenep, Sasar Wilayah Barat Kota
Horor Sungai Sampean Baru Kembali Memakan Korban
Dispendikbud Kota Probolinggo Bantah Dugaan Monopoli Pengadaan ATK dan EO

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:52 WIB

Sangkapura Tunjukkan Konsistensi Prestasi di MTQ XXXII Kabupaten Gresik 2026

Minggu, 19 April 2026 - 12:33 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Nelayan, UPT PPP Tamperan Renovasi dan Pasang Tenda di Area Bongkar Muat

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Harlah ke-66 PMII, Bupati Sumenep Dorong Gerakan Mahasiswa Lebih Progresif Hadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 18 April 2026 - 00:08 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Sistem Aduan Digital hingga Desa

Jumat, 17 April 2026 - 23:57 WIB

Harlah ke-66 PMII, PKDI Sumenep Serukan Peran Mahasiswa Jadi Garda Perubahan

Berita Terbaru