Kominfo dan PWDPI Ajak Warga Sidoarjo “Klik Cerdas” Lawan Hoaks di Era Digital

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO – Banjir informasi di ranah digital menjadi tantangan serius yang dihadapi masyarakat. Merespons kebutuhan mendesak akan literasi digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sidoarjo menggandeng Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Sidoarjo menggelar edukasi publik bertajuk “Klik Cerdas Tanpa Bias: Kolaborasi Kominfo dan Jejaring Pers untuk Menangkal Hoaks”.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam format Jumpa Pers 2025 di Kantor Kecamatan Taman Sidoarjo, Kamis (20/11). Acara ini dihadiri oleh perangkat desa dan karang taruna setempat yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk membedah masalah hoaks dan disinformasi.

Literasi Digital bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Taman, Arie Prabowo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya acara tersebut. Ia menyebut bahwa di tengah derasnya arus informasi, kemampuan memilah berita sudah menjadi keharusan.

“Di tengah banjir informasi seperti sekarang, literasi digital bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan utama,” ujar Arie.

Menurutnya, kecerdasan dalam memilah informasi adalah benteng paling utama masyarakat untuk terhindar dari adu domba digital dan kabar palsu yang merusak tatanan sosial.

PWDPI Kupas Tuntas Pola Manipulasi Opini

Sesi inti diisi oleh Ketua PWDPI Sidoarjo, Agus Subakti, ST. Dengan gaya yang lugas, Agus memaparkan cara-cara sederhana untuk mengenali hoaks, membedakannya dari disinformasi, serta memahami pola-pola manipulasi yang kerap digunakan untuk mengarahkan opini publik.

“Di era digital, setiap orang adalah penyebar informasi. Karena itu, kita harus memiliki tanggung jawab digital. Jangan terpancing judul sensasional sebelum cek fakta,” tegas Agus mengingatkan para peserta.

Perangkat Desa Curhat Sering Tersudut Berita Sepihak

Sesi tanya jawab menjadi momen paling dinamis. Sejumlah peserta, khususnya perangkat desa, mengeluhkan pengalaman mereka kerap kali menjadi pihak yang “disudutkan” oleh pemberitaan yang dipublikasikan tanpa adanya klarifikasi atau konfirmasi.

“Dengan pemberitaan tanpa ada konfirmasi itu, sering kami sebagai perangkat desa merasa disudutkan,” keluh salah satu peserta.

Menanggapi hal tersebut, Agus Subakti memberikan solusi yang memberdayakan. Ia mendorong perangkat desa untuk aktif menggunakan hak mereka.

“Kalau ada berita yang tidak sesuai, gunakan hak jawab. Itu adalah hak dan perlindungan bagi kita. Jangan takut,” kata Agus, disambut lega oleh para peserta.

Harapan Literasi Berkelanjutan

Pihak Kecamatan Taman berharap program edukasi yang berkolaborasi antara Kominfo, PWDPI, perangkat desa, dan karang taruna ini dapat terus berlanjut. Mereka menilai kolaborasi ini adalah formula yang efektif untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman informasi yang menyesatkan.

Dengan bekal yang didapatkan, para peserta diharapkan tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga mampu membaca alur informasi secara jernih dan bijaksana. Mereka kini adalah garda terdepan untuk memastikan masyarakat Taman siap menghadapi tantangan dunia digital yang bergerak cepat.

Penulis : Tuty

Editor : SAN

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB