Penyaluran BLTS di Kecamatan Dringu Probolinggo Diduga Kurang Tepat Sasaran

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, diduga kurang tepat sasaran. Sebagian penerima bantuan diduga berasal dari masyarakat yang ekonominya tergolong cukup mampu.

Berdasarkan informasi yang diterima, penyaluran BLTS Kesra dilaksanakan mulai Rabu hingga Jumat di Pendopo Kecamatan Dringu. Tercatat sebanyak 1.801 KK dari 14 desa menerima bantuan dari Kementerian Sosial RI senilai Rp 900.000 per KK, dengan total anggaran mencapai Rp 1.620.500.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MS (40), salah satu warga Kecamatan Dringu, menyampaikan protes terkait pendataan penerima bantuan. Ia menilai masyarakat yang benar-benar membutuhkan justru tidak terdata.

“Seharusnya bantuan diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu. Ini celakanya yang dapat malah ekonominya sudah cukup, payah,” ujar MS, Rabu (26/11/2025).

Sementara itu, Farida, Koordinator Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Dringu, menegaskan pihaknya hanya melakukan pendampingan penyaluran BLTS kepada penerima manfaat.

“Kami hanya mendampingi, data penerima sepenuhnya diterima dari pusat (Kementerian Sosial RI),” jelasnya melalui WhatsApp.

Upaya konfirmasi ke Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial tidak berhasil. Seorang staf menyarankan agar datang kembali di lain waktu karena Kabid sedang tidak berada di kantor.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Penyelidikan Ibu dan Balita Hilang di Madiun Didesak PH Dipercepat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB