ASN, PPPK dan PPPK Paruh Waktu Sumenep Tak Boleh Gagap Teknologi

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep bersama Plt. Kepala BKPSDM saat penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Stadion GOR A. Yani Pangligur.

Bupati Sumenep bersama Plt. Kepala BKPSDM saat penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Stadion GOR A. Yani Pangligur.

Sumenep — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep diminta untuk tidak lagi gagap teknologi, mengingat percepatan transformasi digital merupakan kebutuhan mutlak dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan hal itu dalam kegiatan Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu yang berlangsung di Stadion GOR A. Yani Pangligur, Senin (01/12/2025). Ia menyebut bahwa ASN, PPPK, hingga PPPK paruh waktu memiliki tanggung jawab besar sebagai motor penggerak perubahan menuju tata kelola pemerintahan modern.

“ASN, PPPK dan PPPK paruh waktu sebagai aparatur pemerintah harus menguasai teknologi,” ucap Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi kini tidak dapat dihindari dan justru menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan.

Bupati Fauzi menekankan bahwa penguasaan teknologi bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan. Dengan menguasai teknologi, pekerjaan aparatur akan lebih efektif, pelayanan publik meningkat, serta akses informasi menjadi lebih cepat dan akurat.

“Kami minta tidak ada pegawai yang gagap teknologi. Kalau pelayanan ingin maju tentu saja SDM aparaturnya harus maju,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa aparatur pemerintah harus adaptif, berintegritas, dan terus belajar mengikuti perkembangan zaman. Hal ini penting karena mereka memegang peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan menjawab harapan masyarakat akan pelayanan yang berkualitas.

“Pemerintah membutuhkan pegawai yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi bekerja dengan ide, kreativitas, dan kemampuan mengikuti perkembangan zaman,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Siapa Kendalikan Penjaringan Sekolah Rakyat? Pernyataan Dinsos dan PKH Sampang Tak Sejalan
RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik
Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran
Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep
Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep
Bupati Sumenep Gaungkan Semangat Bung Karno, ASN dan Karyawan BUMD Wajib Berpeci Sepanjang Juni 2026
Tunjukkan Dedikasi dan Komitmen Pelayanan, Camat Arjasa dan Kangayan serta Para Kades Serempak Apresiasi Manajer ULP PLN Kangean Sumenep
Doa untuk Sang Proklamator Satukan 2.050 Warga di Pendopo Keraton Sumenep, Bupati Fauzi: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siapa Kendalikan Penjaringan Sekolah Rakyat? Pernyataan Dinsos dan PKH Sampang Tak Sejalan

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:52 WIB

RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:16 WIB

Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:36 WIB

Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:28 WIB

Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep

Berita Terbaru