SUMENEP – Di tengah gembar-gembor program unggulan dan klaim pelayanan terbaik, PLN kembali menunjukkan wajah asli pelayanan yang amburadul. Warga Kecamatan Dungkek, khususnya Desa Jadung, meradang karena listrik sering padam seenaknya, tak ada hujan, tak ada angin besar, bahkan tanpa pemberitahuan, Kamis, 4/12/2025.
Kondisi ini bukan sekali dua kali terjadi, tapi sudah menjadi langganan bahkan seperti penyakit komplikasi yang tak ada obat. Banyak pelaku usaha dan masyarakat yang merasa dirugikan, terutama saat aktivitas penting terganggu.
Ita, salah seorang warga mengaku geram dengan pelayanan PLN selama ini.
“Kalau pemadaman listrik di Kecamatan Dungkek, khususnya di desa Jadung ini sudah seperi penyakit yang tak ada obat. Seringkali padam seenaknya tanpa pemberitahuan. Sudah muak dengan PLN,” ujar Ita.
Elly, seorang ibu rumah tangga, menambahkan, listrik di desanya sudah terlalu sering padam tiba-tiba. Bahkan ia mengaku, anak-anaknya kerap tidak bisa belajar, pekerjaan rumah tertunda, dan kulkasnya harus mati.
“Ini sudah keterlaluan. Bahkan beberapa waktu yang lalu Laptop rusak gara gara pemadaman listrik mendadak,” tegasnya.
Ia menyebut, pemadaman listrik di Kecamatan Dungkek, khususnya di desanya itu sudah bisa ditebak.
“Kalau cuacanya mendung, gerimis, pasti sering padam,” jelasnya.
Elly berharap agar PLN memberikan kepastian dan jadwal pemadaman yang jelas.
“Kami ingin tahu kapan listrik dipadamkan, sehingga bisa menyesuaikan aktivitas sehari-hari. Bukan lagi jadi korban listrik seenaknya mati,” tegasnya.
Sementara, Adi menyoroti ketidaksiapan PLN dalam menangani masalah ini. Menurutnya, pemadaman listrik harus disertai pemberitahuan, agar masyarakat bisa bersiap.
Adi mendesak PLN segera menyusun jadwal pemadaman yang jelas, atau setidaknya memberikan pemberitahuan sebelumnya.
“Kami bayar listrik, tapi pelayanan yang kami terima jauh dari kata layak. Ini harus ada perubahan nyata.” tegasnya.
Adi berharap PLN tidak hanya mengandalkan jargon dan iklan, tetapi benar-benar memberikan pelayanan yang konsisten dan profesional di lapangan.
Hingga berita ini terbit belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Sumenep.
Kasus ini membuktikan bahwa di balik klaim program unggulan dan pelayanan terbaik, masalah klasik seperti pemadaman listrik seenaknya tetap menghantui masyarakat Dungkek.
Penulis : Redaksi







