UHC Probolinggo Mendekati Sempurna, Namun Tiga Masalah Ini Masih Jadi PR

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UHC Probolinggo nyaris 100 Persen, Pemerintah siapkan langkah penguatan layanan

UHC Probolinggo nyaris 100 Persen, Pemerintah siapkan langkah penguatan layanan

PROBOLINGGO, Senin, 8/12/2025– Cakupan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Probolinggo pada tahun 2025 mendekati sempurna dan tercatat mencapai 99,14 persen. Data tersebut disampaikan dalam pertemuan monitoring dan evaluasi (monev) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Probolinggo bersama puskesmas dan rumah sakit daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, dr. Hariawan Dwi Tamtomo, melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Awi, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan layanan kesehatan dasar dapat diakses seluruh warga tanpa hambatan finansial.

“UHC bukan hanya target angka, tetapi bentuk keberpihakan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan dasar secara adil,” jelas Awi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 2025, anggaran JKN Kabupaten Probolinggo mencapai Rp 56,6 miliar. Sebesar Rp 56,3 miliar digunakan untuk pembayaran iuran peserta PBPU dan BP Pemda kelas 3. Sementara Rp 300 juta dialokasikan untuk layanan tambahan melalui program Jamkesda.

Sumber pendanaan berasal dari pajak rokok, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), DAU kesehatan, serta PAD.

Meski cakupan UHC mendekati 100 persen, Dinkes mencatat tiga isu utama yang perlu ditangani:

1. Pembaruan Data Peserta
Sejumlah data peserta JKN belum sepenuhnya terintegrasi atau membutuhkan pemutakhiran.

2. Penonaktifan Peserta PBI dari APBN
Terjadi penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah pusat yang berdampak pada status kepesertaan warga.

3. Persepsi Masyarakat
Masih ditemui anggapan bahwa seluruh iuran kesehatan semestinya ditanggung pemerintah, sehingga menimbulkan tantangan keberlanjutan program.

 

Tingkat keaktifan peserta JKN Kabupaten Probolinggo tercatat 82,49 persen, yang berarti sekitar 17 persen peserta memiliki status tidak aktif.

Untuk menjaga keberlanjutan program, Dinkes menyiapkan beberapa langkah, antara lain peningkatan monitoring, pengaktifan kembali peserta non-aktif, serta pengajuan tambahan anggaran pada APBD Perubahan 2025.

Dinkes juga menyiapkan Surat Edaran Bupati mengenai kewajiban pendaftaran badan usaha dan optimalisasi dukungan CSR.

Probolinggo sebelumnya menerima UHC Award 2024, sebagai bentuk apresiasi kepada daerah yang berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 95 persen. Penghargaan tersebut diberikan kepada 33 provinsi dan 452 kabupaten/kota di Indonesia.

 

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB