Baghraf City Property Sumenep Tawarkan Rumah Baru, Rumah Second, Lahan, hingga Jasa Renovasi dan Pembangunan

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baghraf City Property Sumenep menghadirkan beragam pilihan hunian, lahan, dan jasa renovasi sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan rumah yang layak dan nyaman. InsyaAllah amanah.

Baghraf City Property Sumenep menghadirkan beragam pilihan hunian, lahan, dan jasa renovasi sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan rumah yang layak dan nyaman. InsyaAllah amanah.

SUMENEP — Baghraf Property Interior bersama Baghraf City Property hadir menawarkan solusi hunian bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Perusahaan ini melayani penjualan rumah baru maupun rumah second, penjualan lahan tanah kosong, serta jasa renovasi interior dan eksterior hingga pembangunan rumah.

Baghraf City Property saat ini memiliki stok siap jual sebanyak 320 unit yang tersebar di wilayah perkotaan maupun pinggiran kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberagaman pilihan tersebut ditujukan untuk memberikan alternatif hunian yang fleksibel, baik bagi masyarakat yang mencari rumah siap huni maupun lahan untuk pembangunan jangka panjang.

Owner Baghraf Property dan Baghraf City Property, Ibrahim Baghraf, menjelaskan bahwa tujuan utama usaha ini adalah membantu masyarakat mewujudkan rumah impian dengan proses yang mudah dan layanan yang profesional.

“Tujuan kami adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh hunian yang layak, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Ibrahim Baghraf, kepada Detikzone.id, Sabtu, 20/12/2025.

Selain fokus pada penjualan properti, Baghraf Property juga menyediakan layanan renovasi dan pembangunan rumah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin memperbaiki atau membangun hunian dari awal.

Layanan tersebut mencakup penataan interior dan eksterior dengan mengutamakan kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan.

Ibrahim Baghraf berharap, kehadiran Baghraf Property dan Baghraf City Property dapat menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat dalam urusan properti dan hunian.

“Kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam penyediaan hunian yang layak serta membantu masyarakat mewujudkan rumah impian mereka,” tutupnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, Baghraf Property dan Baghraf City Property dapat dihubungi melalui nomor 0823-3294-4800.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal
Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan
Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan
Kabar Baik Pengguna Jalan, Jembatan Matikan II Paiton Probolinggo Rampung dan Arus Pantura Kembali Normal
DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan
Lotus Sumenep Tak Lagi Sekadar Tempat Kuliner, Kini Jadi Pusat Edukasi Bisnis Digital Lewat Sekolah Bisnis
Gerak Cepat DPUPR Probolinggo: Tiga Ruas Jalan Utama Langsung Mulus Lewat Aduan ‘SAE JAL’
Gus Qowim Buka Kediri Beauty Fest 2026, Dorong Industri Kecantikan dan UMKM Kreatif di Kota Kediri

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:22 WIB

Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:20 WIB

Baru Diaspal, Jalan Mawar Indah Probolinggo Sudah Bergelombang, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:27 WIB

Kabar Baik Pengguna Jalan, Jembatan Matikan II Paiton Probolinggo Rampung dan Arus Pantura Kembali Normal

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:26 WIB

DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan

Berita Terbaru