UMP dan UMK Jawa Tengah 2026 Resmi Ditetapkan, Berikut Rinciannya

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Detikzone.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), serta Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) untuk tahun 2026.

Penetapan kebijakan pengupahan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Kota Semarang, Rabu (24/12/2025).

Keputusan ini menjadi acuan resmi bagi dunia usaha dan pekerja di Jawa Tengah mulai awal tahun depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

UMP dan UMSP Jawa Tengah Tahun 2026 ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/504. Sementara itu, ketentuan UMK dan UMSK 2026 tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/505.

Dalam keputusan tersebut, UMP Jawa Tengah 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.327.386,07. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,28 persen dibandingkan UMP tahun 2025 yang berada di angka Rp 2.169.349,00, atau meningkat sekitar Rp 158.037,07.

Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa penetapan UMP dilakukan berdasarkan formula pengupahan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 36 Tahun 2021.

Perhitungan tersebut mempertimbangkan tingkat inflasi provinsi sebesar 2,65 persen, pertumbuhan ekonomi 5,15 persen, serta nilai alfa sebesar 0,90.

“Penentuan nilai alfa 0,90 dilakukan melalui kajian dan perhitungan yang matang, bukan ditetapkan secara sembarangan,” tegas Ahmad Luthfi.

Selain UMP, Pemprov Jawa Tengah juga menetapkan UMSP Tahun 2026 pada 11 sektor industri. Di antaranya meliputi industri pengolahan tepung terigu, gula pasir, alas kaki, kosmetik, hingga industri farmasi untuk kebutuhan manusia.

Besaran UMSP ditetapkan lebih tinggi dari UMP, menyesuaikan karakteristik serta kemampuan masing-masing sektor.

Sementara itu, penetapan UMK 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan inflasi provinsi, pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah, serta nilai alfa yang bervariasi sesuai kondisi kabupaten/kota.

Berdasarkan hasil penetapan, UMK tertinggi di Jawa Tengah ditempati Kota Semarang dengan nilai Rp 3.701.709, atau meningkat 7,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemprov Jawa Tengah juga menetapkan UMSK Tahun 2026 pada 33 sektor usaha yang tersebar di lima daerah, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Tegal.

Berikut ini daftar besaran UMP dan UMK se Jawa Tengah tahun 2026:

*Jawa Tengah (UMP) 2.327.386,07*

1. Kabupaten Cilacap 2.773.184,00
2. ⁠Kabupaten Banyumas 2.474.598,99
3. ⁠Kabupaten Purbalingga 2.474.721,94
4. ⁠Kabupaten Banjarnegara 2.327.813,08
5. ⁠Kabupaten Kebumen 2.400.000,00
6. ⁠Kabupaten Purworejo 2.401.961,91
7. ⁠Kabupaten Wonosobo 2.455.038,01
8. ⁠Kabupaten Magelang 2.607.790,00
9. ⁠Kabupaten Boyolali 2.537.949,00
10. ⁠Kabupaten Klaten 2.538.691,00
11. ⁠Kabupaten Sukoharjo 2.500.000,00
12. ⁠Kabupaten Wonogiri 2.335.126,00
13. ⁠Kabupaten Karanganyar 2.592.154,06
14. ⁠Kabupaten Sragen 2.337.700,00
15. ⁠Kabupaten Grobogan 2.399.186,00
16. ⁠Kabupaten Blora 2.345.695,00
17. ⁠Kabupaten Rembang 2.386.305,00
18. ⁠Kabupaten Pati 2.485.000,00
19. ⁠Kabupaten Kudus 2.818.585,00
20. ⁠Kabupaten Jepara 2.756.501,00
21. ⁠Kabupaten Demak 3.122.805,00
22. ⁠Kabupaten Semarang 2.940.088,00
23. ⁠Kabupaten Temanggung 2.397.000,00
24. ⁠Kabupaten Kendal 2.992.994,00
25. ⁠Kabupaten Batang 2.708.520,00
26. ⁠Kabupaten Pekalongan 2.633.700,00
27. ⁠Kabupaten Pemalang 2.433.254,00
28. ⁠Kabupaten Tegal 2.484.162,00
29. ⁠Kabupaten Brebes 2.400.350,40
30. ⁠Kota Magelang 2.429.285,00
31. ⁠Kota Surakarta 2.570.000,00
32. ⁠Kota Salatiga 2.698.273,24
33. ⁠Kota Semarang 3.701.709,00
34. ⁠Kota Pekalongan 2.700.926,00
35. ⁠Kota Tegal 2.526.510,00

Penulis : Mualim

Berita Terkait

Siaga 24 Jam untuk Warga, Diskominfo Sumenep Matangkan SOP Layanan Darurat 112
Peternak Ayam Petelur Blitar Bagikan Sejuta Telur Gratis, Soroti Anjloknya Harga Pasar
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Serukan Kebangkitan Nilai Pancasila di Tengah Perubahan Zaman
Pesona Lampion Pancasila Memukau, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota Blitar
Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita
Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep
Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:01 WIB

Siaga 24 Jam untuk Warga, Diskominfo Sumenep Matangkan SOP Layanan Darurat 112

Senin, 1 Juni 2026 - 14:29 WIB

Peternak Ayam Petelur Blitar Bagikan Sejuta Telur Gratis, Soroti Anjloknya Harga Pasar

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Senin, 1 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Serukan Kebangkitan Nilai Pancasila di Tengah Perubahan Zaman

Senin, 1 Juni 2026 - 09:34 WIB

Pesona Lampion Pancasila Memukau, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota Blitar

Berita Terbaru

NASIONAL

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 

Senin, 1 Jun 2026 - 21:04 WIB