Situbondo, Detikzone.id – Kabantara Grup, perusahaan pertambangan nasional, mengumumkan langkah strategisnya untuk menjadi pemain utama dalam industri bauksit Indonesia. Dukungan Program Hilirisasi dari Kementerian ESDM menjadi kunci bagi perusahaan ini untuk meningkatkan nilai tambah bauksit dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Kami yakin dapat menjadi Kaisar Bauksit Nusantara dengan investasi besar dan dukungan pemerintah,” ujar Gus Lilur, Founder dan Owner Kabantara Grup.
“Program Hilirisasi ini adalah kesempatan emas untuk mendorong kemakmuran rakyat.” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabantara Grup bekerja sama dengan perusahaan yang telah membebaskan lahan seluas 800 hektare di Pulau Sumatera untuk pembangunan Smelter Bauksit. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan produksi bauksit domestik dan memenuhi permintaan internasional.
Target perusahaan, 17 Agustus 2026, menjadi puncak pencapaian dalam menguasai industri bauksit di Indonesia. Kabantara Grup menegaskan komitmennya untuk menjalankan operasi pertambangan yang bertanggung jawab, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Selain ekspansi di Sumatera, Kabantara Grup juga menargetkan wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kepulauan Riau, dengan rencana meningkatkan kapasitas produksi menjadi 10 juta ton per tahun dalam lima tahun ke depan.
Dengan strategi yang tepat dan komitmen kuat, Kabantara Grup optimistis menjadi salah satu pemain utama bauksit global sekaligus menjadi contoh perusahaan pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Penulis : Anton








