Program Kerja ASN Sumenep Wajib Terukur

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Pimpinan dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep diminta menyusun dan melaksanakan program kerja yang terukur, tepat sasaran, serta berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, saat memimpin Apel Gabungan di halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (05/01/2026).

Menurut Wabup, perencanaan dan pelaksanaan program kerja merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Oleh karena itu, setiap program pembangunan harus dirancang dengan indikator kinerja yang jelas dan target yang terukur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perencanaan dan pelaksanaan program kerja merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil,” ujar KH. Imam Hasyim.

Ia menegaskan, perangkat daerah tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran semata, melainkan harus memastikan bahwa seluruh program yang dibiayai melalui APBD 2026 benar-benar menjawab kebutuhan dan persoalan masyarakat.

“Pimpinan perangkat daerah dan seluruh ASN harus menjalankan program kerja dengan indikator yang jelas, target terukur, serta hasil yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyinggung capaian serapan anggaran APBD 2025. Berdasarkan laporan realisasi, pendapatan daerah—khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD)—berhasil melampaui target hingga 109,18 persen.

Bahkan, jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan tahun 2024, pendapatan daerah pada 2025 mengalami peningkatan signifikan sebesar 15,9 persen atau sekitar Rp48,4 miliar.

Sementara itu, pada sisi belanja, realisasi belanja daerah tahun anggaran 2025 tercatat sebesar 88,30 persen atau sekitar Rp2,388 triliun.

“Capaian ini patut diapresiasi, namun tetap harus menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan anggaran ke depan semakin efektif dan berdampak luas,” jelasnya.

KH. Imam Hasyim menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap setiap program kerja yang dijalankan perangkat daerah. Evaluasi tersebut bertujuan untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta melakukan perbaikan dan penyesuaian kebijakan apabila diperlukan.

“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan program berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan sesuai tujuan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Empat Trofi Nasional untuk Sumenep, Bukti Keseriusan Bangun Generasi Bebas Stunting
Bukan Sekadar Kumpul Rutin, DWP BKPSDM Probolinggo Sulap Limbah Jadi Berkah, Rintis Tabungan Emas, dan Perkuat Kepedulian Sosial
Pantau Harga Pangan Setiap Hari, DKPP Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Komoditas Tetap Aman
Martabat Wartawan Terusik, 14 Organisasi Pers Sampang Bersatu Desak Klarifikasi Prabowo
Harga Tembakau Tak Boleh Dipermainkan! Bupati Sumenep Pastikan Pembelian Wajib Sesuai Titik Impas, Perusahaan Nakal Siap Ditindak
Cetak Generasi Sehat dan Berkarakter, 178 Siswa SD/MI Ikuti Pelatihan Dokter Cilik di Probolinggo
Dari Jeruji Ke Kolam Ikan,Warga Binaan Rutan Pemalang Serius Belajar Budidaya Ikan Lele
70 Calon Paskibraka Kota Kediri Ikuti Tantingan, Pastikan Siap Jalani Pemusatan Latihan Menuju HUT Ke-81 RI

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:23 WIB

Empat Trofi Nasional untuk Sumenep, Bukti Keseriusan Bangun Generasi Bebas Stunting

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:50 WIB

Bukan Sekadar Kumpul Rutin, DWP BKPSDM Probolinggo Sulap Limbah Jadi Berkah, Rintis Tabungan Emas, dan Perkuat Kepedulian Sosial

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:36 WIB

Pantau Harga Pangan Setiap Hari, DKPP Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Komoditas Tetap Aman

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:29 WIB

Martabat Wartawan Terusik, 14 Organisasi Pers Sampang Bersatu Desak Klarifikasi Prabowo

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:35 WIB

Harga Tembakau Tak Boleh Dipermainkan! Bupati Sumenep Pastikan Pembelian Wajib Sesuai Titik Impas, Perusahaan Nakal Siap Ditindak

Berita Terbaru