Dear Jatim Desak Hentikan Anggaran MBG: Anak-Anak Sumenep Terancam Makanan Busuk

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roby Tri Sulaiman menunjukkan laporan beberapa temuan lapangan, termasuk tentang apel dan telur busuk yang dibagikan dalam program MBG.

Roby Tri Sulaiman menunjukkan laporan beberapa temuan lapangan, termasuk tentang apel dan telur busuk yang dibagikan dalam program MBG.

Sumenep – Aktivis Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) Koordinator Daerah Sumenep mengejutkan publik dengan desakan keras kepada Kementerian Keuangan RI untuk menghentikan sementara realisasi anggaran Program Makan Bergizi (MBG) di Kabupaten Sumenep.

Roby Tri Sulaiman, juru bicara Dear Jatim Sumenep, mengungkapkan temuan mengkhawatirkan di lapangan: apel busuk, telur busuk, dan makanan tak layak konsumsi dibagikan kepada siswa.

“Ini jelas mencederai tujuan MBG yang seharusnya meningkatkan gizi anak, bukan membahayakan mereka,” tegas Roby, Sabtu (17/01/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya soal kualitas makanan, Dear Jatim menuding adanya praktik korupsi, mark-up harga, penggunaan bahan berkualitas rendah, serta lemahnya pengawasan dalam distribusi MBG.

Transparansi program disebut nyaris nihil, data penerima manfaat hingga menu makanan tertutup rapat dari publik.

“Pengelolaan MBG yang tertutup membuka ruang diskriminasi, potensi penyimpangan, bahkan konflik kepentingan,” lanjut Roby.

Beberapa mitra pelaksana program disebut memiliki afiliasi dengan politikus, pejabat, bahkan aparat militer, tanpa proses seleksi terbuka.

Dear Jatim menuntut tindakan tegas pemerintah pusat agar menghentikan sementara realisasi anggaran MBG di Sumenep, melakukan audit menyeluruh atas pelaksanaan MBG, membuka seluruh data MBG untuk publik, menindak tegas pihak yang terbukti melakukan penyimpangan, memutus kerja sama dengan mitra yang memiliki afiliasi politik, militer, atau pejabat.

Roby memperingatkan, jika tidak ada tindakan cepat dari pemerintah pusat, Program MBG bisa berubah menjadi ladang korupsi baru, yang merugikan anak-anak sekaligus membebani keuangan negara.

“Apel busuk ini bukan sekadar simbol, tapi alarm nyata bahwa anak-anak kita berisiko!” pungkas Roby dengan nada tegas.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap
Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim
Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges
BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor
Polresta Sumenep Bergerak, Dugaan Persetubuhan Anak Berujung Penahanan
Puluhan Paket Sabu Nyaris 50 Gram Dibongkar Polsek Masalembu, Pria 44 Tahun Diamankan
Lagi-lagi Pelecehan Seksual Anak : Didampingi Yakuza Maneges, Oknum Marbot Masjid Diserahkan ke Polresta Sidoarjo

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Waspada! Modus Tak Lazim Kejahatan Kini Mengintai Anak-Anak, Keluar Beli Makanan, Fauzan Ditemukan di Sempong Sumenep, Honda PCX Lenyap

Kamis, 17 September 2026 - 17:48 WIB

Toko Albarokah yang Diduga Milik Distributor Rokok Dalill di Jabaan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Rabu, 16 September 2026 - 01:53 WIB

Hari ke-106, Program Sedekah Setiap Hari Detikzone.id Sasar Janda Lansia Sakit Sebatangkara dan Anak Yatim

Selasa, 15 September 2026 - 10:17 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bululawang: Santri 14 Tahun Lapor Polisi Didampingi Yakuza Maneges

Minggu, 13 September 2026 - 13:26 WIB

BPI KPNPA RI Bogor Desak DPRD Gulirkan Hak Angket, Soroti Gejolak dan Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor

Berita Terbaru