Banjir Situbondo: 3015 Rumah Terendam, Wabup Minta OPD Kolaborasi 

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo – Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, meninjau lokasi banjir yang melanda beberapa kecamatan di Situbondo pada Kamis, 22 Januari 2026, didampingi Ketua TP PKK, Rusna Laily. Menurut laporan, sebanyak 3015 rumah terdampak banjir akibat luapan Sungai Lubawang dan hujan deras berkepanjangan.

Wabup Ulfiyah meminta kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk terus berkolaborasi dalam menangani bencana alam ini. “Dari awal tahun 2026 banyak bencana alam terjadi di Kabupaten Situbondo, seperti pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor. Saya minta kepala OPD untuk terus berkolaborasi dalam hal kebencanaan,” ujarnya.

Pemerintah daerah sejak Rabu malam sampai berita ini diturunkan terus memantau situasi dan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Beberapa kecamatan yang terdampak antara lain Kendit, Melandingan, Bungatan, dan Banyuglugur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, rombongan juga melakukan takziah ke rumah duka Abdul Wahet (45) dan adinda Putri Rahayu (17) di Jalan Madura, Desa Besuki, Kecamatan Besuki. Keduanya korban tersengat arus listrik dan merupakan satu keluarga ayah dan anak.

“Atas nama pemerintah daerah kabupaten Situbondo kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya adinda Putri dan ayahnya Abdul Wahet. Semoga almarhum dan almarhumah tenang disisiNYA,” kata Wabup.

Usai dari rumah duka, Wabup Situbondo meninjau lokasi banjir di Kalianget dan Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. “Kami selalu hadir dan terus akan mendampingi masyarakat korban banjir. Dan kami meminta para korban banjir agar senantiasa tabah dan sabar,” tegas Wabup.

Tak hanya itu, Wabup Ulfi juga menegaskan saat ini Pemkab sudah mempersiapkan dapur umum untuk melayani masyarakat terdampak. “Saat ini BPBD terus melakukan pendataan rumah yang terdampak banjir,” tambah Wabup.

Berikut data kerusakan dan kerugian rumah yang dilaporkan (PUSDALOPS) BPBD Kabupaten Situbondo:

– Kecamatan Besuki, Desa Pesisir: Dusun Gudang 546 rumah, Dusun Krajan 407 rumah, Dusun Lesanan Kidul 458 rumah, Dusun Lesanan Lor 465 rumah, Dusun Mandaran 268 rumah, Dusun Petukangan 678 rumah.

Desa Kalimas: Dusun Krajan 193 rumah, Desa Demung: Dusun Demung Barat 44 rumah, Desa Besuki: 2306 rumah.

Kecamatan Banyuglugur: Desa Kalianget 27 rumah dan 8 ekor kambing, Desa Lubawang Dusun Sekolahan 137 rumah, Dusun Curah Guna 153 rumah.

Kecamatan Bungatan: Desa Mlandingan Wetan 113 rumah.

Kecamatan Mlandingan: Desa Selomukti Susun Pesisir 169 rumah.

Kecamatan Kendit: Desa Kendit KP Kalompangan 21 rumah, KP Krajan Utara 20 rumah, KP Karanganyar Barat 17 rumah, KP Karanganyar Timur 18 rumah, KP Blimbingan 78 rumah.

Langkah dan upaya yang dilakukan anggota Pusdalops dan TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Kabupaten Situbondo meliputi mendatangi lokasi kejadian, melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, Koramil, Polsek, pemerintahan desa/kelurahan setempat serta relawan.

Sumber data diperoleh dari berbagai pihak, di antaranya anggota Pusdalops dan TRC BPBD serta petugas yang berada di lokasi kejadian. Angka-angka dan data di atas merupakan data awal atau sementara.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Siapa Kendalikan Penjaringan Sekolah Rakyat? Pernyataan Dinsos dan PKH Sampang Tak Sejalan
RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik
Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran
Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep
Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep
Bupati Sumenep Gaungkan Semangat Bung Karno, ASN dan Karyawan BUMD Wajib Berpeci Sepanjang Juni 2026
Tunjukkan Dedikasi dan Komitmen Pelayanan, Camat Arjasa dan Kangayan serta Para Kades Serempak Apresiasi Manajer ULP PLN Kangean Sumenep
Doa untuk Sang Proklamator Satukan 2.050 Warga di Pendopo Keraton Sumenep, Bupati Fauzi: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siapa Kendalikan Penjaringan Sekolah Rakyat? Pernyataan Dinsos dan PKH Sampang Tak Sejalan

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:52 WIB

RSUD Sumenep Jadi Titik Kunci Penguatan Layanan JKN: Ombudsman RI, YLKI, dan BPKN Satu Suara Dorong Transformasi Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:16 WIB

Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:36 WIB

Lari, Sehat, dan Berhadiah! Soekarno Fun Run 2026 Jadi Event Paling Ditunggu di Sumenep

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:28 WIB

Madura EV-Day 2026, Tanda Dimulainya Revolusi Kendaraan Listrik di Sumenep

Berita Terbaru