GENAM Desak Penutupan Gerai Mmart yang Diduga Edarkan Miras Tanpa Izin

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram — Gerakan Nasional Anti Miras (GENAM) menggelar aksi demonstrasi pada Rabu (28/1/2026) sebagai bentuk penolakan terhadap dugaan penjualan minuman beralkohol (minuman keras/mikol) tanpa izin oleh PT Global Retailindo Pratama, pengelola ritel Mmart. Aksi tersebut berlangsung di depan salah satu gerai perusahaan dan menarik perhatian masyarakat.

Puluhan massa aksi turun ke jalan dengan membawa spanduk, poster tuntutan, serta menyampaikan orasi secara bergantian. Dalam orasinya, GENAM menilai dugaan penjualan miras tanpa izin merupakan pelanggaran serius terhadap peraturan perundang-undangan serta berpotensi merusak tatanan sosial dan moral masyarakat.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi kejahatan sosial. Jika benar miras diperjualbelikan tanpa izin, maka negara dilecehkan dan generasi muda dipertaruhkan,” tegas Koordinator Umum GENAM, Bintang, dalam orasinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

GENAM menuding PT Global Retailindo Pratama telah mengabaikan ketentuan perizinan penjualan minuman beralkohol sebagaimana diatur dalam regulasi pemerintah. Mereka menilai lemahnya pengawasan dapat membuka celah peredaran miras ilegal yang berdampak pada meningkatnya kriminalitas, gangguan ketertiban umum, serta masalah kesehatan masyarakat.

Dalam aksi tersebut, GENAM menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni:

Penutupan sementara gerai yang diduga menjual miras tanpa izin.

Pemeriksaan dan audit perizinan secara menyeluruh terhadap PT Global Retailindo Pratama.

Tindakan tegas terhadap manajemen perusahaan, termasuk dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum dan pemerintah dalam proses perizinan usaha.

Koordinator Lapangan GENAM, Sofian, menegaskan bahwa aksi ini merupakan peringatan keras kepada pelaku usaha ritel agar mematuhi aturan yang berlaku. Ia juga menyatakan GENAM akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.

“Jika hari ini tidak ada tindakan tegas, kami pastikan akan kembali turun ke jalan dengan tekanan yang lebih besar. Kami tidak akan diam,” ujarnya.

Aksi demonstrasi tersebut berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian dan berjalan tertib hingga selesai. red/asn

Berita Terkait

Nakhoda Baru KONI Probolinggo,Reno Handoyo Siap Gandeng Sektor Industri dan Kawinkan Olahraga-Pariwisata
Langkah Berani Anak Istimewa, Unjuk Bakat di Atas Catwalk Fashion Show Probolinggo
Sambut HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Gulirkan Program Pembebasan Pajak Daerah se-Jawa Timur
Menepis Sekat di Ruang Tengger,Musda KNPI Probolinggo Rapatkan Barisan Menuju Indonesia Emas
Merawat Ibu dalam Gelap,Kisah Ernawati Siswi SMKN yang Bertahan di Tengah Impitan Hidup
Empat Trofi Nasional untuk Sumenep, Bukti Keseriusan Bangun Generasi Bebas Stunting
Bukan Sekadar Kumpul Rutin, DWP BKPSDM Probolinggo Sulap Limbah Jadi Berkah, Rintis Tabungan Emas, dan Perkuat Kepedulian Sosial
Pantau Harga Pangan Setiap Hari, DKPP Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Komoditas Tetap Aman

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Nakhoda Baru KONI Probolinggo,Reno Handoyo Siap Gandeng Sektor Industri dan Kawinkan Olahraga-Pariwisata

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Langkah Berani Anak Istimewa, Unjuk Bakat di Atas Catwalk Fashion Show Probolinggo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Gubernur Khofifah Gulirkan Program Pembebasan Pajak Daerah se-Jawa Timur

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Menepis Sekat di Ruang Tengger,Musda KNPI Probolinggo Rapatkan Barisan Menuju Indonesia Emas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Merawat Ibu dalam Gelap,Kisah Ernawati Siswi SMKN yang Bertahan di Tengah Impitan Hidup

Berita Terbaru