BEM Sumenep Dorong Perlindungan Warga dari Deepfake AI

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumenep (BEMSU) menegaskan komitmennya untuk melawan praktik pengungkapan digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), khususnya penyalahgunaan teknologi deepfake untuk pembuatan konten asusila tanpa persetujuan korban.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua BEMSU, Salman Farid, melalui rilis resmi kepada Media Center Diskominfo Sumenep, Jumat (30/01/2026).

Ia menilai penggunaan AI untuk memanipulasi wajah seseorang ke dalam konten seksual merupakan ancaman serius terhadap martabat, kehormatan, serta hak asasi manusia di ruang digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelecehan digital berbasis AI bukan sekadar persoalan teknologi. Ini sudah menjadi pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan martabat warga negara. Negara tidak boleh membiarkan rakyat menjadi korban eksploitasi teknologi,” tegas Salman.

Menurutnya, kemajuan dan kebebasan inovasi teknologi harus diiringi dengan tanggung jawab etis serta perlindungan hukum yang kuat. Ia menekankan bahwa manipulasi citra wajah tanpa izin, terlebih untuk kepentingan konten asusila, termasuk bentuk kekerasan digital yang berdampak psikologis dan sosial bagi korban.

BEMSU juga mengedukasi masyarakat bahwa praktik deepfake nonkonsensual memiliki konsekuensi hukum yang jelas. Sejumlah regulasi nasional dapat diterapkan, di antaranya Pasal 27 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait konten kesusilaan, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP), serta Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 mengenai tanggung jawab platform digital dalam pengelolaan konten.

“Kami mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital untuk konsisten dalam penegakan hukum serta memastikan ruang digital tetap aman, sehat, dan beradab bagi masyarakat,” ujar Salman.

Dalam rilis tersebut, BEMSU menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah melalui Kemenkomdigi yang telah melakukan pemblokiran terbatas terhadap fitur Grok AI sejak 10 Januari 2026 sebagai upaya awal menekan praktik deepfake seksual nonkonsensual.

Selain itu, BEMSU mengajak platform X untuk memperketat sistem keamanan, memperkuat penyaringan etika pada fitur AI, serta membuka ruang audit teknologi secara menyeluruh terhadap layanan yang berpotensi melanggar hukum dan norma sosial.

BEMSU juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap pembuat maupun penyebar konten deepfake yang merusak reputasi dan kehormatan warga negara.

“Demokrasi digital harus diwujudkan dalam perlindungan nyata terhadap kehormatan rakyat. Jika ruang digital tidak aman, maka kedaulatan digital bangsa juga terancam,” pungkas Salman Farid.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Haru dan Meriah, Malam Wisuda Purna LPI Imaduddin Panaongan Sumenep Jadi Momen Penuh Kenangan
Ketua BPI KPNPA RI Bogor Kritik Keras SPMB, Sebut Hak Pendidikan Anak Bangsa Terabaikan
Guru PAI Pasongsongan Sumenep Tingkatkan Literasi Digital, Kuasai Microsite untuk Arsip dan Publikasi Pembelajaran
Malam Pisah Kenang SDN Padangdangan I Sumenep Berlangsung Meriah, Kepala Sekolah Ajak Perkuat Sinergi Pendidikan
Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik
Harlah Ke-57, Ponpes Hidayatut Thalibin Sumenep Kukuhkan Komitmen Lahirkan Generasi Berilmu dan Berakhlak
Banggakan STAIFA Pamekasan, Tiga Delegasi LPM Surga Sukses Taklukkan Diklat Jurnalistik di Tiga Kampus
Dari MALESMAMA Menuju SAKOPENGAN: Ketika SDN Panaongan III Sumenep Menolak Membiarkan Warisan Leluhur Hilang Ditelan Zaman

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:15 WIB

Haru dan Meriah, Malam Wisuda Purna LPI Imaduddin Panaongan Sumenep Jadi Momen Penuh Kenangan

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Ketua BPI KPNPA RI Bogor Kritik Keras SPMB, Sebut Hak Pendidikan Anak Bangsa Terabaikan

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:37 WIB

Guru PAI Pasongsongan Sumenep Tingkatkan Literasi Digital, Kuasai Microsite untuk Arsip dan Publikasi Pembelajaran

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:56 WIB

Malam Pisah Kenang SDN Padangdangan I Sumenep Berlangsung Meriah, Kepala Sekolah Ajak Perkuat Sinergi Pendidikan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:35 WIB

Dari Ruang Kelas ke Lahan Hijau, Kepala SMP di Pemalang Raup Jutaan Rupiah dari Kangkung Organik

Berita Terbaru