SUMENEP, Jumat (14/8/2026) – Semarak Hari Pramuka ke-65 terasa berbeda di SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sekolah tersebut menggelar Perkemahan Satu Hari (Persari) yang sekaligus dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, tanggung jawab, sekaligus memperkuat akhlak mulia para siswa.
Kegiatan yang berlangsung pada malam hari itu dihadiri Pengawas SD serta Kyai Zainal Arifin atau yang akrab disapa Kiai Zis. Kehadiran keduanya turut memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Persari tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda.
Kepala SDN Pasongsongan 1, Mariyatul Qiptiyah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, Pramuka mengajarkan banyak nilai positif kepada siswa, mulai dari kedisiplinan, kemandirian, kerja sama hingga rasa tanggung jawab.
“Melalui kegiatan Pramuka, kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, kekompakan dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dalam kegiatan tersebut menjadi penguatan pendidikan karakter dari sisi keagamaan. Para siswa diajak mengenal sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui Maulid Nabi, kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi pribadi yang mandiri dan disiplin, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, menghormati orang lain dan mampu meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW,” tegas Mariyatul.
Perempuan kharismatik ini juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pengawas SD dan Kyai Zainal Arifin atau Kiai Zis yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sekolah.
Menurutnya, kehadiran tokoh pendidikan dan tokoh agama menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan karakter, pendidikan agama dan kegiatan kepramukaan.
Pihaknya berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai-nilai yang diperoleh siswa selama Persari dan peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
“Harapan kami, anak-anak semakin mencintai Pramuka, memiliki akhlak yang baik, disiplin, mandiri dan bertanggung jawab. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berkarakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” harapnya.
Perpaduan semangat Hari Pramuka dan keteladanan Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi ikhtiar SDN Pasongsongan 1 dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, mandiri, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap sesama.







