SDN Pasongsongan 1 Sumenep Gelar Persari dan Maulid Nabi, Bukti Sekolah Serius Gembleng Siswa Jadi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Kepala SDN Pasongsongan 1 Sumenep, Mariyatul Qiptiyah, bersama para guru da  siswa dalam kegiatan Persari yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk siswa yang disiplin, mandiri, berkarakter dan berakhlak menuju Generasi Emas.

Ket Foto: Kepala SDN Pasongsongan 1 Sumenep, Mariyatul Qiptiyah, bersama para guru da siswa dalam kegiatan Persari yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk siswa yang disiplin, mandiri, berkarakter dan berakhlak menuju Generasi Emas.

SUMENEP, Jumat (14/8/2026) – Semarak Hari Pramuka ke-65 terasa berbeda di SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sekolah tersebut menggelar Perkemahan Satu Hari (Persari) yang sekaligus dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, tanggung jawab, sekaligus memperkuat akhlak mulia para siswa.

Kegiatan yang berlangsung pada malam hari itu dihadiri Pengawas SD serta Kyai Zainal Arifin atau yang akrab disapa Kiai Zis. Kehadiran keduanya turut memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Persari tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda.

Kepala SDN Pasongsongan 1, Mariyatul Qiptiyah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, Pramuka mengajarkan banyak nilai positif kepada siswa, mulai dari kedisiplinan, kemandirian, kerja sama hingga rasa tanggung jawab.

“Melalui kegiatan Pramuka, kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, kekompakan dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Ia menegaskan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dalam kegiatan tersebut menjadi penguatan pendidikan karakter dari sisi keagamaan. Para siswa diajak mengenal sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Maulid Nabi, kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi pribadi yang mandiri dan disiplin, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, menghormati orang lain dan mampu meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW,” tegas Mariyatul.

Perempuan kharismatik ini  juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pengawas SD dan Kyai Zainal Arifin atau Kiai Zis yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sekolah.

Menurutnya, kehadiran tokoh pendidikan dan tokoh agama menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan karakter, pendidikan agama dan kegiatan kepramukaan.

Pihaknya berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Nilai-nilai yang diperoleh siswa selama Persari dan peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

“Harapan kami, anak-anak semakin mencintai Pramuka, memiliki akhlak yang baik, disiplin, mandiri dan bertanggung jawab. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berkarakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” harapnya.

Perpaduan semangat Hari Pramuka dan keteladanan Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi ikhtiar SDN Pasongsongan 1 dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, mandiri, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Berita Terkait

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00
Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut
FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura
Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin
KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola
KKG PAI Kecamatan Pasongsongan Perkuat Profesionalisme Guru, dari Disiplin ASN hingga Harmoni dengan Kepala Sekolah
Pelajar SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong Medali Nasional hingga Internasional, AZ-Syahra Nastiti Ramadhani Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Guru di Sumenep Didorong Mahir AI, PGRI POWER Wilayah 2 Gelar Workshop Digitalisasi Pembelajaran

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:49 WIB

Dr. Sri Roekminiati Ukir Capaian Sempurna, Lulus Doktor dengan IPK 4,00

Jumat, 25 September 2026 - 19:24 WIB

Sakit Flu Tak Halangi Davina Raih Juara 3 FTBI, Pantiga Jaga Tradisi Prestasi Empat Tahun Berturut-turut

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

FTBI Sumenep 2026: Ketika Anak-Anak Menjadi Penjaga Bahasa Madura

Kamis, 24 September 2026 - 12:19 WIB

Pendidikan dan Kemiskinan Madura Jadi Sorotan UTM, Pamekasan Disebut Tak Lagi Masuk Kabupaten Miskin

Rabu, 23 September 2026 - 19:14 WIB

KKG PJOK Pasongsongan Perkuat Soliditas Guru Olahraga, Siapkan Pembinaan Bibit Sepak Bola

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB