Melalui Persari dan Maulid Nabi, SDN Pasongsongan 1 Sumenep Komitmen Cetak Generasi Berakhlak, Ajak Siswa Berjamaah dari Dzuhur hingga Subuh

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Kegiatan Persari SDN Pasongsongan 1 yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, diisi pembiasaan ibadah berjamaah dari Dzuhur hingga Subuh untuk memperkuat kedisiplinan dan pembentukan karakter siswa.

Keterangan Foto: Kegiatan Persari SDN Pasongsongan 1 yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, diisi pembiasaan ibadah berjamaah dari Dzuhur hingga Subuh untuk memperkuat kedisiplinan dan pembentukan karakter siswa.

SUMENEP, Detikzone.id – Upaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan akhlak terus dilakukan SDN Pasongsongan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Momentum Hari Pramuka ke-65 tahun ini dimanfaatkan sekolah untuk menggelar Perkemahan Satu Hari (Persari) yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan, melainkan menjadi ruang pembelajaran karakter, kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan.

Yang menarik, pembentukan karakter keagamaan tersebut tidak berhenti pada tausiyah. Para siswa diajak mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan secara bersama-sama, termasuk melaksanakan salat berjamaah mulai Dzuhur hingga Subuh dalam rangkaian kegiatan Persari.
Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar SDN Pasongsongan 1 untuk membiasakan siswa menjalankan ibadah sekaligus membangun kedisiplinan dan kebersamaan sejak usia sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang berlangsung hingga malam hari tersebut dihadiri Pengawas SD serta Kyai Zainal Arifin atau yang akrab disapa Kiai Zis. Kehadiran tokoh pendidikan dan tokoh agama itu memberikan motivasi sekaligus penguatan kepada para siswa agar kegiatan tidak sekadar menjadi agenda sekolah.

Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, Persari menjadi momentum untuk menggabungkan semangat kepramukaan dengan pendidikan karakter dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Pramuka dan Agama Jadi Fondasi Karakter
Kepala SDN Pasongsongan 1, Mariyatul Qiptiyah, mengatakan pendidikan karakter harus diberikan melalui pengalaman nyata agar dapat melekat dalam kehidupan siswa.

Menurutnya, kegiatan Pramuka memiliki banyak nilai yang dapat membentuk kepribadian anak, mulai dari disiplin, mandiri, kerja sama, kekompakan hingga tanggung jawab.

“Melalui kegiatan Pramuka, kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, kekompakan dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Namun, pendidikan karakter menurutnya tidak cukup hanya dengan membentuk siswa menjadi pribadi yang disiplin dan mandiri.

Karakter tersebut perlu diperkuat dengan nilai keagamaan agar anak memiliki pegangan moral dalam menjalani kehidupan.

Karena itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sengaja dirangkai dengan Persari.

“Melalui Maulid Nabi, kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi pribadi yang mandiri dan disiplin, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, menghormati orang lain dan mampu meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW,” tegas Mariyatul.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pembiasaan ibadah secara berjamaah.

Para siswa diajak mengikuti salat berjamaah mulai dari Dzuhur, Ashar, Magrib, Isya hingga Subuh selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Pembiasaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman selama mengikuti Persari, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi sekolah, kedisiplinan dalam beribadah juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Anak-anak belajar mengatur waktu, mengikuti aturan, menjaga kebersamaan, sekaligus memahami pentingnya menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim.

Dengan demikian, kegiatan Persari tidak hanya menghadirkan pengalaman berkemah dan kegiatan kepramukaan, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bertanggung jawab terhadap diri sendiri, lingkungan dan kehidupan sosial.

Hadirkan Tokoh Pendidikan dan Agama
Mariyatul juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pengawas SD serta Kyai Zainal Arifin atau Kiai Zis dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran tokoh pendidikan dan tokoh agama memberikan energi positif bagi para siswa.

Selain memberikan motivasi, kehadiran keduanya juga memperkuat sinergi antara pendidikan formal, pendidikan karakter dan pendidikan keagamaan.

“Bagi kami, kehadiran Pengawas SD dan Kiai Zis menjadi motivasi bagi anak-anak. Mereka bisa mendapatkan pengalaman sekaligus nasihat langsung dari tokoh pendidikan dan tokoh agama,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut memberikan bekas yang positif bagi para siswa.

Sekolah tidak ingin Persari dan Maulid Nabi hanya menjadi kegiatan tahunan yang selesai ketika acara berakhir. Sebaliknya, nilai kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, tanggung jawab dan keteladanan Rasulullah SAW diharapkan terus dibawa siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, anak-anak semakin mencintai Pramuka, memiliki akhlak yang baik, disiplin, mandiri dan bertanggung jawab. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berkarakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” harap Mariyatul.

Perpaduan kepramukaan, pendidikan agama dan pembiasaan ibadah tersebut menjadi ikhtiar SDN Pasongsongan 1 untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mandiri, disiplin dan berakhlak mulia.

Dari lingkungan sekolah, pembentukan generasi masa depan itu dimulai: bukan hanya dengan mengejar kecerdasan, tetapi juga dengan membangun kebiasaan baik, kedisiplinan dan keteladanan sejak dini.

 

Berita Terkait

KKN Posko 12 Wiraraja Sumenep Turun ke Tengah Warga, Sukseskan Maulid Nabi di Desa Kambingan Timur
SDN Pasongsongan 1 Sumenep Gelar Persari dan Maulid Nabi, Bukti Sekolah Serius Gembleng Siswa Jadi Generasi Emas
Peringati HUT Pramuka ke-65, Murid SDN Prancak III Pasongsongan Sumenep Napak Tilas Semangat Kepramukaan dan Disambut Antusias Warga
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Sangkapura Gresik, Perkuat Semangat Pengabdian dan Ketahanan Pangan
KKG PAI Pasongsongan Sumenep Perkuat Disiplin, Etika Bermedia Sosial, dan Kekompakan Guru
KKG PJOK Pasongsongan Sumenep Siap Sukseskan Lomba HUT Kemerdekaan RI ke-81
Sosialisasi Bullying dan Undang-Undang Hukum oleh Mahasiswa KKN Universitas Wiraraja Sumenep di SDN Kambingan Timur
Dari Banner hingga QRIS, KKN Posko 12 Wiraraja Sumenep Bawa UMKM Kambingan Timur Go Digital

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Melalui Persari dan Maulid Nabi, SDN Pasongsongan 1 Sumenep Komitmen Cetak Generasi Berakhlak, Ajak Siswa Berjamaah dari Dzuhur hingga Subuh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:34 WIB

KKN Posko 12 Wiraraja Sumenep Turun ke Tengah Warga, Sukseskan Maulid Nabi di Desa Kambingan Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:35 WIB

SDN Pasongsongan 1 Sumenep Gelar Persari dan Maulid Nabi, Bukti Sekolah Serius Gembleng Siswa Jadi Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:28 WIB

Peringati HUT Pramuka ke-65, Murid SDN Prancak III Pasongsongan Sumenep Napak Tilas Semangat Kepramukaan dan Disambut Antusias Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:35 WIB

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Sangkapura Gresik, Perkuat Semangat Pengabdian dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru