Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Lima warga Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, akhirnya mendapatkan bantuan stimulan tahap kedua untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak sedang hingga berat akibat terjangan angin puting beliung beberapa waktu lalu.

Bantuan ini disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat, berupa dana tunai. Dua unit rumah rusak sedang dan tiga unit rumah rusak berat menjadi fokus prioritas distribusi tahap kedua ini.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa bantuan stimulan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh masyarakat terdampak bencana alam menerima bantuan sesuai tingkat kerusakan rumahnya. Bantuan ini untuk meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan agar warga bisa segera bangkit,” kata Bupati di sela penyerahan bantuan, Jumat (06/02/2026).

Para penerima bantuan dihimbau untuk memanfaatkan dana dengan tepat sasaran, sehingga proses pemulihan berjalan cepat dan warga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Penanggulangan Bencana terus bergerak cepat melakukan pendataan dan verifikasi, agar bantuan tersalurkan tepat kepada warga terdampak.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Permukimhub, PUPR, Polres, Kodim 0827, aparat kecamatan dan desa, langsung turun ke lapangan memantau kondisi bangunan warga.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, menjelaskan bahwa untuk rumah rusak berat, total bantuan stimulan mencapai Rp20 juta per unit, terbagi dua tahap masing-masing Rp10 juta. Sedangkan rumah rusak sedang menerima total Rp10 juta, terbagi Rp5 juta untuk tahap pertama dan Rp5 juta tahap kedua.

Bantuan ini diharapkan menjadi awal kebangkitan warga Karduluk dari dampak bencana, sekaligus memperkuat sinergi pemerintah dan lembaga zakat dalam penanganan korban bencana alam di Sumenep.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan
DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur
Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile
Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras
Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro
Amanah Baru Salamet Supriyadi, Isi Kursi Kabag Perekonomian Sumenep yang Ditinggalkan Dadang
Camat, Sekcam hingga Pejabat RSUD Berganti, Wabup Sumenep Titip Pesan Soal Amanah dan Pelayanan
Jinakkan Kusut Lalu Lintas Bromo: Dishub Probolinggo Siapkan Free Area dan Uji Kelaikan Massal Jeep Wisata

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:56 WIB

Menuju Probolinggo 2045, Dr. Aminuddin: Perencanaan Pembangunan Harus Berbasis Data, Bukan Tebakan

Minggu, 20 September 2026 - 21:19 WIB

DLH Sumenep Jadikan WCD 2026 Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan, 150 Peserta dari Berbagai Unsur Bersihkan Pantai Badur

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Malam Ini, MEC 2026 Sumenep, Raja dan Sultan Nusantara Bakal Berdefile

Sabtu, 19 September 2026 - 10:57 WIB

Tak Sekadar Kejar Target Fisik, Dinkes Probolinggo Pastikan Mutu Layanan Kesehatan di Maron Berjalan Selaras

Sabtu, 19 September 2026 - 10:55 WIB

Saat Musik Melintasi Batas Negara Banyak Bunyik Republik Malaysia Siap Guncang Panggung ASH 2026 di Kaki Argopuro

Berita Terbaru