Sumenep- Program swasembada pangan nasional terus diperkuat hingga ke tingkat desa. Melalui kegiatan nonfisik TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat di Balai Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Senin (16/2/2026).
Kegiatan tersebut menitikberatkan pada dukungan konkret pemerintah daerah terhadap sektor pertanian, mulai dari Program Swasembada Pangan Nasional, Program Penyuluhan Pertanian Tahun 2026, hingga rencana bantuan sarana dan prasarana produksi bagi petani.
Pemateri dari DKKP Kabupaten Sumenep, Moh. Hafidi, menegaskan bahwa desa merupakan titik kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan program pangan tidak bisa dilepaskan dari peran aktif petani di tingkat bawah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah daerah tidak hanya sekadar menyiapkan program, tetapi juga memastikan pendampingan dan bantuan sarana produksi benar-benar dirasakan petani. TMMD menjadi momentum efektif untuk menyatukan kebijakan dengan kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 pemerintah akan memperkuat peran penyuluh pertanian lapangan agar petani mendapatkan pendampingan berkelanjutan, terutama dalam upaya peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani.
Sementara itu, Komandan Kompi Satuan Tugas TMMD ke-127, Lettu Arh Khoirul Umam, menekankan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat desa.
“Pembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan peningkatan pengetahuan dan kemandirian warga. Ketahanan pangan adalah fondasi kesejahteraan desa, dan TMMD hadir untuk mendorong terwujudnya hal tersebut,” tegasnya.
Melalui kegiatan nonfisik TMMD ke-127 ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap program pemerintah semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan tangguh di sektor pangan.
Penulis : Redaksi







