Pemprov Jabar Matangkan Skema Jaminan Nutrisi Bumil dan Soroti Ancaman Gawai pada Anak

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah merumuskan kebijakan progresif untuk menjamin pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil (bumil). Langkah ini diambil sebagai bentuk manifestasi tanggung jawab negara dalam memastikan tumbuh kembang manusia sejak dalam kandungan berjalan optimal.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa pihaknya sedang mematangkan skema yang memungkinkan ibu hamil dengan risiko masalah nutrisi untuk mengakses makanan bergizi secara gratis di berbagai jaringan ritel.

“Ketika yang hamilnya bermasalah, maka dia boleh ke toko, minimarket, atau ke manapun untuk mengambil makanan yang dikonsumsi selama hamil. Ini sedang kita rumuskan karena tanggung jawab negara,” ujar Dedi saat menghadiri Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045 di Gedung GBI Bethel Summarecon, Kota Bandung, Rabu (15/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang akrab disapa KDM ini menegaskan, secara material negara wajib hadir untuk menyediakan asupan makanan bergizi, minuman berkualitas, hingga lingkungan dengan udara yang bersih. Menurutnya, perhatian terhadap aspek material manusia harus dikawal secara konsisten dari waktu ke waktu.

Di hadapan peserta seminar bertajuk “Membangun Bangsa yang Sehat, Mandiri, Inovatif, dan Berdaya Saing Global” tersebut, Dedi juga menyoroti fenomena gaya hidup anak-anak masa kini. Ia memperingatkan bahaya laten dari kebiasaan anak bermain gawai (gadget) terlalu lama yang memicu perilaku kurang bergerak (sedentari).

Kurangnya aktivitas fisik ini membuat nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak terkonversi menjadi energi, melainkan menumpuk dan memicu berbagai gangguan kesehatan. Dampak turunannya pun mengkhawatirkan: anak-anak menjadi lebih rentan penyakit dan memiliki tingkat emosi yang tinggi.

“Ancaman masa depan bukan hanya kekurangan gizi, tetapi nutrisi dan gizi yang tidak dikelola jadi energi,” kata KDM menegaskan.

Ia menambahkan, pergeseran pola hidup ini berakibat pada munculnya penyakit-penyakit kronis yang dahulu identik dengan usia dewasa pada tubuh anak-anak, seperti gagal ginjal dan diabetes.

Menyikapi ancaman ini, Pemprov Jabar mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengontrol pola hidup buah hati mereka. Orang tua diminta aktif mengajak anak bergerak serta membatasi konsumsi makanan dan minuman tidak sehat, terutama yang memiliki kadar gula tinggi.

Berita Terkait

GLB Resmi Dilantik di Batang-Batang, Masyudi: Kami Hadir Membawa Gagasan Masa Depan Sumenep
Warga Sungapan Patungan Dukung Calon Kades, Dinpermades Pemalang: Bukan Politik Uang
Jalan Sehat Warnai Pengabdian KPM STIT Aqidah Usymuni di Campor Barat Sumenep, Warga Antusias Ikut Meriahkan
Budaya Hidup, UMKM Bergerak, Ekonomi Tumbuh, Madura Culture Festival Bawa Banyak Manfaat bagi Masyarakat Sumenep
Bukannya Kejar Cita Cita, Belasan Pelajar Malah Asyik Kuliah di Pinggir Sungai Bojongbata Bolos Berjamaah
Pameran Pembangunan Dibuka, Sekda Sumenep Ingin Masyarakat Kenali Capaian dan Inovasi Daerah
Cek Kesehatan 50 Warga Batuan Sumenep, Lima Hasil Gula Darah Tembus di Atas 200
Motor Korban Curanmor Burnik City Kembali, Polres Situbondo Tegaskan Gratis

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:32 WIB

GLB Resmi Dilantik di Batang-Batang, Masyudi: Kami Hadir Membawa Gagasan Masa Depan Sumenep

Selasa, 1 September 2026 - 09:30 WIB

Warga Sungapan Patungan Dukung Calon Kades, Dinpermades Pemalang: Bukan Politik Uang

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Jalan Sehat Warnai Pengabdian KPM STIT Aqidah Usymuni di Campor Barat Sumenep, Warga Antusias Ikut Meriahkan

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Budaya Hidup, UMKM Bergerak, Ekonomi Tumbuh, Madura Culture Festival Bawa Banyak Manfaat bagi Masyarakat Sumenep

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Bukannya Kejar Cita Cita, Belasan Pelajar Malah Asyik Kuliah di Pinggir Sungai Bojongbata Bolos Berjamaah

Berita Terbaru