Beban Hidup Rakyat Bertambah, Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Tolak BPJS Naik

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Gelombang penolakan terhadap rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan mengguncang Sumenep. Suara keberatan datang dari legislatif, dengan Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi, menegaskan bahwa kebijakan ini berpotensi menambah beban masyarakat kecil yang masih berjuang di tengah tekanan ekonomi.

Politisi Partai Demokrat ini menekankan, kebijakan yang menyangkut hajat hidup rakyat harus mempertimbangkan kondisi riil masyarakat.

“Kami kasihan kepada masyarakat jika iuran BPJS Kesehatan masih dinaikkan. Kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil. Jangan sampai kebijakan ini justru menambah beban rakyat kecil,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayoritas peserta mandiri BPJS di Sumenep berasal dari kalangan pekerja informal, nelayan, petani, hingga pelaku UMKM.

Mulyadi menilai, kenaikan iuran, sekecil apa pun, akan berdampak signifikan terhadap kemampuan bayar masyarakat. Ia pun mendesak adanya kajian komprehensif dan sosialisasi terbuka sebelum kebijakan diterapkan.

“Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Jangan sampai ada masyarakat yang akhirnya menunggak atau bahkan keluar dari kepesertaan karena tidak sanggup membayar iuran,” imbuhnya.

Hingga saat ini, pihak BPJS Kesehatan Sumenep melalui Humas Ary Udiyanto menyampaikan bahwa belum ada keputusan resmi terkait kenaikan iuran.

“Untuk kenaikan iuran masih menunggu aturan. BPJS masih menunggu dari pemerintah,” katanya singkat.

Kritik DPRD ini menegaskan bahwa suara rakyat harus didengar sebelum kebijakan yang menyangkut hajat hidup banyak orang diterapkan.

Tekanan publik kini semakin kuat agar pemerintah pusat memperhitungkan kondisi ekonomi masyarakat kecil dan memastikan transparansi serta keadilan dalam setiap keputusan terkait BPJS.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding
Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep
Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga
Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata
Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 
Bumdes Kebunagung Sumenep Panen Telur, Polisi Hadir Dorong Kemandirian Pangan
Jejak Digital ASN Diskominfo Sumenep Berbuah Penghargaan Nasional, Gunawan Sujana Raih Juara 3 Kategori ASN Ajak ASN di HUT BKN
Dari Perjuangan Merantau hingga Gelar Majelis Sholawat, Kisah Inspiratif Sol Penjual Nasi Rawon dan Pecel di Bawean

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:56 WIB

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:25 WIB

Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:14 WIB

Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 

Berita Terbaru