KUALA LUMPUR – Momen penting terjadi bagi industri rokok Indonesia di kancah internasional. Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG GRUP) melakukan konsultasi resmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (13/03/2026), sebagai bagian dari upaya strategis mengakuisisi pabrik rokok lama di negeri jiran.
Malaysia diketahui telah menghentikan penerbitan izin baru untuk pendirian pabrik rokok, sehingga langkah membeli pabrik rokok lama menjadi kunci untuk dapat tetap memproduksi dan menyalurkan tembakau di wilayah tersebut.
Di kantor Kedubes RI, BARONG GRUP disambut hangat oleh Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Mas Danang Waskito, bersama beberapa staf penting: Sekretaris Kedutaan Mba Maria Kusumanegari, Penerangan Sosial Budaya Mba Cantika, dan Atase Perdagangan Ibu Azizah Rahmaniar Salam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan ini membahas secara rinci strategi dan regulasi terkait akuisisi pabrik rokok, sekaligus membuka jalur komunikasi dengan pengacara lokal yang akan memfasilitasi proses hukum di Malaysia. Setelah konsultasi, Ibu Azizah Rahmaniar Salam mengirimkan kontak seorang pengacara Malaysia yang siap membantu BARONG GRUP merealisasikan akuisisi perusahaan.
Founder dan Owner BARONG GRUP, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan rasa bangga dan bahagia sebagai warga negara Indonesia yang mendapat dukungan penuh dari perwakilan diplomatik negaranya.
“Berada di luar negeri, namun mendapat bimbingan dan bantuan dari Kedutaan RI membuat saya merasa seperti di rumah sendiri. Terima kasih kepada Pak Menteri Luar Negeri, Pak Sekjen Kemenlu, Pak Wakil Dubes RI, serta semua staf Kedutaan atas dukungan dan arahan yang diberikan,” ujar Khalilur.
Langkah ini menjadi simbol nyata bagaimana kerja sama antara pengusaha Indonesia dan perwakilan diplomatik mampu membuka peluang usaha, sekaligus memperkuat eksistensi industri rokok Indonesia di pasar internasional.
BARONG GRUP dijadwalkan melanjutkan perjalanan bisnis ke Manila, Filipina, dengan modal optimisme dan dukungan penuh dari Kedutaan RI di Malaysia, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan jaringan internasional sekaligus menjaga identitas dan kebanggaan sebagai pengusaha Indonesia.
Salam keadilan sosial dan kebanggaan sebagai Warga Negara Republik Indonesia menjadi benang merah dalam perjalanan strategis ini.
Penulis : Anton







