SUMENEP – Di tengah derasnya arus informasi digital, Media Liputan7.id membuktikan bahwa peran media tidak hanya sebatas menyampaikan berita. Melalui aksi nyata kepedulian sosial, Liputan7.id menggelar santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan itu dihadiri para tokoh masyarakat, perangkat desa, serta puluhan anak yatim dan dhuafa. Suasana haru pun terasa ketika para penerima santunan hadir dengan penuh harap, menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara media dan masyarakat.
Penasehat Hukum Media Liputan7.id, Angga Kurniawan, S.Pd., S.H., M.H, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial keluarga besar Liputan7.id agar keberadaan media tidak hanya hadir di ruang pemberitaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Media tidak hanya berfungsi menyampaikan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Angga.
Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Ke depan, semoga kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Redaksi Media Liputan7.id, Andre Yulianto, yang mewakili pimpinan redaksi menegaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari semangat kemanusiaan yang selalu dijunjung oleh seluruh tim Liputan7.id.
“Kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka,” kata Andre.
Menurutnya, kehadiran media di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara media dan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah kehidupan sosial kita,” harapnya.
Andre juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor dan donatur yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan sosial tersebut dapat terselenggara dengan baik.

“Dan tak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih kepada sponsorship dan para donatur yang telah mensupport acara ini sehingga kegiatan ini berlangsung meriah dan disambut baik oleh masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan santunan tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Anak-anak yatim dan kaum dhuafa menerima santunan dengan wajah penuh kebahagiaan, diiringi doa bersama yang dipanjatkan agar keberkahan dan kebaikan senantiasa mengalir bagi semua pihak yang terlibat.







