SUMENEP – Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia pada sektor ketahanan pangan, Polsek Batuputih melalui Gugus Tugas Polri sebagai Penggerak Ketahanan Pangan melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung lokal dalam Program 1: Pekarangan Pangan Bergizi (P2B).
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Batuputih, AIPTU Moch. Nursyahid, di lahan tegalan milik warga bernama Sudiro yang berlokasi di Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Dalam pengecekan di lapangan, petugas meninjau langsung kondisi tanaman jagung yang dibudidayakan oleh warga setempat. Hasil monitoring menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman jagung belum optimal akibat minimnya pasokan air, yang berdampak pada tingkat kesuburan tanaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, lahan tegalan di wilayah tersebut dinilai memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan sebagai lahan produktif dengan berbagai jenis tanaman pangan lain yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K, yang merupakan bagian dari Polres Sumenep di bawah naungan Polda Jawa Timur, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan produktif masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal guna meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Polsek Batuputih berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan demi kesejahteraan bersama.








