Bupati Fauzi Tekankan Soliditas PKDI Sumenep

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo disambut hangat para undangan saat tiba di pintu masuk Ballroom Hotel Myze dalam acara Halal Bihalal Akbar PKDI, Selasa (7/4/2026).

Keterangan Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo disambut hangat para undangan saat tiba di pintu masuk Ballroom Hotel Myze dalam acara Halal Bihalal Akbar PKDI, Selasa (7/4/2026).

SUMENEP, — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menekankan pentingnya soliditas dan kekompakan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan desa ke depan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal Akbar PKDI yang digelar di Ballroom Hotel Myze, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar kepala desa dan lintas sektor.

Dalam arahannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak hingga ke tingkat desa. Oleh karena itu, kekompakan antar kepala desa menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Soliditas PKDI harus terus dijaga. Dengan kebersamaan dan kekompakan, kita akan lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” tegasnya, Selasa, 7/4.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, OPD, camat, perbankan seperti BPRS dan Bank Jatim, direktur rumah sakit, PPDI, Persatuan BPD, Baznas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Sumenep.

Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan bahwa kepala desa dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi desa.

Menurutnya, pembangunan desa tidak lagi hanya bergantung pada besaran anggaran, melainkan pada kemampuan mengelola potensi yang ada.

“Sekarang bukan soal besar kecilnya anggaran, tapi bagaimana potensi desa bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan desa, termasuk melalui program-program strategis yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Meski dihadapkan pada keterbatasan, Bupati Fauzi tetap optimistis bahwa dengan soliditas dan semangat kebersamaan, seluruh kepala desa di Sumenep mampu membawa desa menjadi lebih mandiri dan berdaya saing.

Kegiatan halal bihalal ini pun menjadi simbol kuat bahwa sinergi dan gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Sumenep Bidik Pasar Dunia, Rantai Pasok Perikanan Digenjot Lewat Kemitraan Strategis
DPRD Sumenep dan Pemkab Sinkronkan Arah Kebijakan Lewat Tiga Raperda 2026
Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi
Festival Ojung Sumenep Bangkitkan Warisan Budaya, Dari Ritual ke Daya Tarik Wisata
PSHT Kota Blitar Gelar Halalbihalal, Perkuat Persaudaraan dan Targetkan Prestasi Juara
Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin: Propemperda 2026 Hasil Kerja Bersama Legislatif dan Eksekutif
Pemkab Sumenep Konsisten ASRI, Wujudkan Kota Bersih dan Sehat
Tugu Keris Sumenep Jadi Titik Aksi Bersih ASRI 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 00:41 WIB

Sumenep Bidik Pasar Dunia, Rantai Pasok Perikanan Digenjot Lewat Kemitraan Strategis

Senin, 13 April 2026 - 23:19 WIB

DPRD Sumenep dan Pemkab Sinkronkan Arah Kebijakan Lewat Tiga Raperda 2026

Senin, 13 April 2026 - 14:18 WIB

Data Tak Sinkron di Lapangan, Warga Miskin Probolinggo Berdesil Tinggi, BPS dan Dinsos Saling Klarifikasi

Minggu, 12 April 2026 - 19:32 WIB

Festival Ojung Sumenep Bangkitkan Warisan Budaya, Dari Ritual ke Daya Tarik Wisata

Minggu, 12 April 2026 - 19:20 WIB

PSHT Kota Blitar Gelar Halalbihalal, Perkuat Persaudaraan dan Targetkan Prestasi Juara

Berita Terbaru