PP KAMMI: Ajak Masyarakat Sipil Kompak Menjaga Indonesia, dan Tolak Narasi yang Tidak Konstruktif

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menyampaikan penolakan terhadap berbagai narasi yang tidak konstruktif dan berpotensi memecah belah bangsa. PP KAMMI menekankan bahwa di tengah dinamika politik dan ketidakpastian global, seluruh elemen masyarakat sipil harus tetap kompak dan bersatu untuk menjaga stabilitas, persatuan, serta kepentingan nasional.

M. Amri Akbar menyampaikan bahwa berbagai narasi yang tidak konstruktif berpotensi memecah belah masyarakat dan melemahkan posisi Indonesia di tingkat internasional.

“Indonesia membutuhkan stabilitas dan fokus pada pembangunan nasional. Menjaga Indonesia adalah tanggung jawab bersama,” ujar Amri di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amri Akbar menegaskan bahwa masyarakat sipil perlu bersikap kompak dan bijaksana dalam menyikapi dinamika yang berkembang, serta menempatkan persatuan di atas perbedaan pandangan. Kekompakan tersebut penting agar setiap langkah tetap berada dalam koridor konstitusi dan mengedepankan kepentingan nasional.

“Solidaritas masyarakat sipil menjadi benteng dari provokasi, polarisasi, dan ketidakstabilan. Dengan masyarakat sipil yang kompak, demokrasi dapat terjaga, pembangunan nasional berjalan lebih fokus, dan Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global,” lanjutnya.

Amri Akbar juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga Indonesia dengan memperkuat persatuan dan peran masyarakat sipil.

“Mari bersama menjaga Indonesia. Masyarakat sipil yang kompak dan bersatu adalah pilar penting untuk memastikan bangsa tetap kokoh, tangguh, dan bersatu,” tutup Amri Akbar.

Penulis : Ari

Berita Terkait

Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli
Lawan Rentenir dan Perkuat UMKM, TPAKD Sumenep Gaspol Program Keuangan 2026
NU Bukan Komoditas! Muktamar Harus Murni dan Bersih dari Mainan Aktor Politik
PT Wijaya Maritim Agensi Tawarkan Layanan Keagenan Kapal Profesional di Gresik
Ketum PWO IN Hadir di Depok, Halal Bi Halal Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Nasional
Konsolidasi Besar Partai Pelita, M. Din Syamsuddin Tegaskan Arah Baru Politik Nasional
Panen 45 Kg Lele, Rutan Pemalang Perkuat Pembinaan Kemandirian WBP
Tumbuhkan Rasa Nasionalisme,TNI AL Pemalang Berikan Materi Kepada Siswa Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:53 WIB

Optimalisasi Lahan Desa: Penanaman Jagung Hibrida dan Strategi Peningkatan Nilai Tambah di Natakoli

Rabu, 15 April 2026 - 20:36 WIB

Lawan Rentenir dan Perkuat UMKM, TPAKD Sumenep Gaspol Program Keuangan 2026

Rabu, 15 April 2026 - 13:21 WIB

NU Bukan Komoditas! Muktamar Harus Murni dan Bersih dari Mainan Aktor Politik

Rabu, 15 April 2026 - 12:08 WIB

PT Wijaya Maritim Agensi Tawarkan Layanan Keagenan Kapal Profesional di Gresik

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Ketum PWO IN Hadir di Depok, Halal Bi Halal Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Soliditas Nasional

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB