BAWEAN – Komitmen menjaga kebersihan masjid terus ditunjukkan melalui kegiatan Bersih-Bersih Masjid (BBM) yang kembali digelar oleh tim UD Sahabat bersama Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Bawean di wilayah Kecamatan Sangkapura, Jumat (10/4/2026). Dalam kegiatan kali ini, tiga masjid menjadi sasaran utama, yakni Masjid An-Nur di Dusun Sungaitopo dan Masjid Nahdlatul Muslimin di Dusun Beringinan, Desa Sungai Teluk, serta Masjid Jami’ Al-Ikhram di Dusun Lebak, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Sejak pagi hari, para relawan yang terdiri dari pengurus LTMNU Bawean, tim UD Sahabat, serta warga sekitar telah berkumpul untuk bersama-sama melaksanakan aksi bersih-bersih. Dengan penuh semangat gotong royong, mereka membersihkan setiap sudut masjid tanpa terkecuali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, meliputi ruang utama masjid, serambi, halaman, hingga fasilitas penunjang seperti tempat wudhu, toilet dan kamar mandi. Tidak hanya menyapu dan mengepel lantai, para relawan juga membersihkan kaca, membersihkan kipas angin, merapikan perlengkapan ibadah, serta memastikan saluran air dan lingkungan sekitar tetap terjaga kebersihannya.
Ketua LTMNU Bawean, Shalehuddin, S.Pd., M.Pd., dalam keterangannya menegaskan bahwa kebersihan masjid merupakan hal mendasar yang harus mendapat perhatian serius. Menurutnya, selama ini banyak masjid yang megah dari segi bangunan, namun belum sepenuhnya diimbangi dengan kebersihan yang optimal.
“Masjid tidak cukup hanya bagus dan megah secara fisik. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kebersihannya benar-benar terjaga. Karena kebersihan ini sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kekhusyukan jamaah dalam beribadah,” ujarnya.
Ia juga menyinggung ungkapan annadhafatu minal iman yang selama ini sering diucapkan, namun dalam praktiknya belum maksimal diterapkan.
“Kalimat itu sering kita dengar, bahkan dihafal oleh banyak orang. Tapi realitanya, belum semua masjid benar-benar memperhatikan kebersihan secara menyeluruh. Melalui kegiatan BBM ini, kami ingin merangsang dan memberdayakan para takmir agar lebih peduli dan serius dalam menjaga kebersihan masjid,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perhatian terhadap kebersihan tidak hanya terbatas pada ruang utama masjid, tetapi juga mencakup seluruh area, mulai dari serambi, halaman, hingga fasilitas penting seperti toilet dan tempat wudhu yang sering digunakan jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Shalehuddin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada H. Syariful Mizan selaku owner UD Sahabat group yang selama ini konsisten mendukung kegiatan sosial keagamaan, termasuk program BBM di berbagai wilayah Bawean.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan UD Sahabat, khususnya kepada H. Syariful Mizan. Sinergi seperti ini sangat penting untuk terus digalakkan demi kemaslahatan umat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Masjid Jami’ Al-Ikhram, Ustadz Asy’ari, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan BBM dari LTMNU dan UD Sahabat ini, masjid kami menjadi lebih bersih dan nyaman. Kami sangat terbantu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada LTMNU Bawean dan tim UD Sahabat atas kepedulian dan kontribusinya dalam kegiatan tersebut.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masjid lainnya,” tambahnya.
Kegiatan BBM ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjadikan kebersihan masjid sebagai budaya bersama. Dengan masjid yang bersih, diharapkan jamaah akan semakin nyaman dan khusyuk dalam menjalankan ibadah.
Ke depan, LTMNU Bawean bersama UD Sahabat group berkomitmen untuk terus melanjutkan program BBM ke berbagai masjid lainnya di Pulau Bawean, sehingga semangat menjaga kebersihan dapat merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah.
Penulis : Abd Hamid








