Semangat Kartini Warnai Hari Kedua TKA di SDN Panaongan III Sumenep, Siswa Tampil Anggun dan Penuh Makna

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua di SDN Panaongan III berlangsung dengan nuansa yang berbeda dan penuh makna. Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, seluruh siswa tampil istimewa mengenakan pakaian adat: siswi anggun dalam balutan kebaya, sementara siswa tampil gagah dengan busana adat Madura.

Sejak pagi, suasana sekolah sudah tampak semarak. Halaman SDN Panaongan III dipenuhi warna-warni kebaya dan pakaian tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya sekaligus semangat emansipasi. Sebelum pelaksanaan TKA mata pelajaran Bahasa Indonesia (Literasi) dimulai, seluruh siswa dikumpulkan untuk mengikuti amanat singkat dari Kepala Sekolah, Agus Sugianto, S.Pd, yang dikenal dengan ciri khas blangkon yang selalu dikenakannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh siswa untuk meneladani perjuangan R.A. Kartini. Ia menekankan pentingnya kesetaraan gender, khususnya dalam bidang pendidikan. Menurutnya, apa yang dirasakan generasi saat ini merupakan buah dari perjuangan panjang Kartini di masa lalu.

 

 

“Dulu, perempuan sangat dibatasi aksesnya terhadap pendidikan. Kartini hadir mendobrak pemikiran tersebut. Ia memperjuangkan agar perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki untuk belajar dan berkembang,” tutur Agus Sugianto dengan penuh semangat di hadapan para siswa.

Ia juga mengingatkan bahwa peran generasi saat ini bukan lagi berjuang melawan keterbatasan seperti di masa Kartini, melainkan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, terutama melalui pendidikan.

“Perjuangan kalian hari ini adalah belajar dengan giat. Dengan begitu, cita-cita dapat tercapai dan semangat Kartini tetap hidup dalam diri kalian,” tambahnya.

Setelah amanat tersebut, para siswa dengan penuh semangat memasuki ruang ujian untuk mengikuti TKA Bahasa Indonesia. Meskipun mengenakan pakaian adat, hal tersebut tidak mengurangi fokus dan keseriusan mereka dalam mengerjakan soal.

Momentum ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya tentang akademik semata, tetapi juga tentang penanaman nilai-nilai sejarah, budaya, dan perjuangan. Perpaduan antara pelaksanaan TKA dan peringatan Hari Kartini menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya mengasah kemampuan literasi, tetapi juga memperkuat karakter siswa.

Hari itu, SDN Panaongan III tidak hanya menjadi tempat ujian, tetapi juga panggung kecil yang merefleksikan semangat perjuangan, kesetaraan, dan harapan masa depan generasi penerus bangsa.

Berita Terkait

Cetak Pemimpin Adaptif, BKPSDM Probolinggo Gembleng 40 Pejabat Jadi Mentor Andal
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napi Teroris Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Jangkau 47 Perguruan Tinggi, PERMIKOMNAS Jawa Tengah Jalin Kemitraan dengan Buana News
Raih Sertifikat Laik Fungsi, APMS 01 Bawean Perkuat Komitmen Pelayanan BBM dan Lindungi Pedagang Kecil
Dugaan Tindak Kekerasan Antar Siswa SMPN 4 Petarukan Berakhir Damai
Petisi 26 Soroti Lemahnya Pengawasan dan Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor, Desak Bongkar Dugaan Mafia Proyek
Tinggalkan Kenangan, Lanjutkan Pengabdian, Lepas Sambut Danyon Armed 6/Tamarunang/3 Kostrad Penuh Haru
Bimtek Pengelolaan Media Sosial 2026, Diskominfo Kota Kediri: Tingkatkan Kualitas Komunikasi Publik

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:29 WIB

Cetak Pemimpin Adaptif, BKPSDM Probolinggo Gembleng 40 Pejabat Jadi Mentor Andal

Selasa, 3 November 2026 - 18:08 WIB

Jangkau 47 Perguruan Tinggi, PERMIKOMNAS Jawa Tengah Jalin Kemitraan dengan Buana News

Senin, 2 November 2026 - 08:48 WIB

Raih Sertifikat Laik Fungsi, APMS 01 Bawean Perkuat Komitmen Pelayanan BBM dan Lindungi Pedagang Kecil

Minggu, 1 November 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Tindak Kekerasan Antar Siswa SMPN 4 Petarukan Berakhir Damai

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Petisi 26 Soroti Lemahnya Pengawasan dan Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor, Desak Bongkar Dugaan Mafia Proyek

Berita Terbaru