SUMENEP – BAZNAS Sumenep bergerak cepat memfasilitasi pemulangan dua jenazah warga kepulauan yang meninggal di lokasi berbeda, Minggu (26/04/2026). Seluruh proses penanganan berhasil diselesaikan dalam satu hari hingga jenazah tiba di daerah asal masing-masing.
Jenazah pertama adalah almarhum Sutama, warga Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, yang meninggal dunia di Bali usai menjalani pengobatan. BAZNAS Sumenep mengoordinasikan pemulangan dari Bali menuju Sapeken dengan perjalanan laut sekitar tiga jam hingga tiba di kampung halaman.
Di hari yang sama, pemulangan juga dilakukan terhadap jenazah almarhum Sulham, warga Kecamatan Masalembu. Jenazah diberangkatkan dari Sumenep menuju Masalembu untuk dimakamkan oleh keluarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses pemulangan lintas pulau ini menghadapi tantangan tersendiri mengingat kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang didominasi wilayah kepulauan dengan akses transportasi terbatas.
Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari layanan kemanusiaan bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti pemulangan jenazah.
“Kami berupaya membantu agar proses pemulangan dapat berjalan lancar dan keluarga tidak terbebani dengan persoalan teknis di tengah suasana duka,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk memastikan setiap warga mendapatkan layanan yang layak, termasuk dalam proses pemulangan ke daerah asal.
Selain itu, BAZNAS Sumenep juga menyalurkan bantuan kepada keluarga almarhum untuk membantu meringankan beban selama masa duka.
Upaya ini menjadi bentuk kepedulian sosial, khususnya bagi masyarakat kepulauan yang kerap menghadapi keterbatasan akses dalam kondisi darurat.
Penulis : Redaksi







