SANGKAPURA — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Tim Penggerak PKK Desa Patarselamat menggelar lomba menghias tumpeng kue tradisional berbahan dasar ubi pada Selasa (28/4/2026) di Balai Desa Patarselamat, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini mengusung tema “Kreativitas Perempuan, Warisan Budaya, Kebanggaan Bangsa”, sebagai bentuk penegasan pentingnya peran perempuan dalam melestarikan budaya sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lomba diikuti oleh perwakilan kelompok PKK dari berbagai dusun dan RW di Desa Patarselamat, yakni Dusun Bungaran, Cokel, Disallam, Gunung-Gunung, Gunungduren, Gunungmalang, Kuduk-Kuduk, Pamasaran, Patar, Sokela, dan Sungaigiring. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas perempuan sekaligus mengangkat potensi kuliner tradisional berbahan lokal.
Ketua Tim Penggerak PKK Desa Patarselamat, Ny. Masrifah Obaidillah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para ibu-ibu dan kepala dusun yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara.
Menurutnya, para peserta tidak hanya dituntut kreatif dalam menghias tumpeng, tetapi juga mampu mengolah bahan dasar ubi menjadi sajian yang menarik, bernilai estetika, dan memiliki cita rasa yang baik.

“Lomba ini tidak hanya menilai keindahan tampilan, tetapi juga kreativitas dan kemampuan peserta dalam mengolah bahan lokal menjadi produk yang bernilai. Harapannya, ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi keluarga,” ujarnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota PKK Desa Patarselamat.
Dalam proses penilaian, dewan juri menetapkan empat aspek utama, yaitu cita rasa, kreativitas, kebersihan, dan kekompakan. Keempat unsur tersebut menjadi tolok ukur untuk menentukan peserta terbaik dalam lomba tersebut.
Sebelum membuka kegiatan lomba, Penjabat (Pj) Kepala Desa Patarselamat, Obaidillah, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah desa dalam memberdayakan perempuan serta melestarikan potensi budaya lokal yang ada di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong peran aktif perempuan, khususnya kader PKK, agar terus berkarya dan berinovasi, sekaligus menjaga warisan budaya kuliner yang dimiliki desa,” katanya.

Total hadiah yang disiapkan dalam lomba ini mencapai Rp500 ribu, yang diharapkan dapat menambah semangat peserta untuk berkompetisi secara sehat dan kreatif.
Melalui kegiatan ini, PKK Desa Patarselamat mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya, mengembangkan kreativitas, serta berkarya demi kemajuan keluarga dan bangsa.
Penulis : Abd Hamid







