Puskesmas Pandian Sumenep Gelar CKG dan KESJAOR dengan Lakukan Tes Kebugaran Jasmani kepada Staff Melalui Aplikasi SIPGAR, Dorong Nakes Tetap Prima dan Siap Melayani

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga kesehatan Puskesmas Pandian Sumenep mengikuti CKG dan KESJAOR berbasis SIPGAR dengan penuh antusias.

Tenaga kesehatan Puskesmas Pandian Sumenep mengikuti CKG dan KESJAOR berbasis SIPGAR dengan penuh antusias.

SUMENEP, Jumat, 22/5/2026— Di balik pelayanan kesehatan yang setiap hari hadir menyentuh masyarakat di Sumenep, terdapat para tenaga kesehatan yang dituntut selalu sigap, kuat, dan siap tanpa jeda. Mereka menjadi garda terdepan yang tidak hanya berhadapan dengan pasien dan berbagai kondisi darurat, tetapi juga harus menjaga konsistensi pelayanan di tengah beban kerja yang terus berjalan.

Kesadaran akan pentingnya kondisi fisik dan ketahanan tubuh tersebut melandasi kegiatan yang digelar oleh Puskesmas Pandian Sumenep melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Kesehatan Kerja dan Olahraga (KESJAOR) melalui aplikasi SIPGAR bagi seluruh staffnya.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas pemeriksaan kesehatan, melainkan juga menjadi “alarm kesadaran” bahwa kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kondisi fisik dan ketahanan tubuh para pelaksana di lapangan. Di tengah tuntutan pelayanan yang semakin kompleks, tenaga kesehatan dituntut tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga prima secara fisik dan mental.

Melalui CKG, berbagai potensi risiko kesehatan dapat dideteksi sejak dini, mulai dari tekanan darah, kadar gula darah, hingga berbagai indikator kesehatan umum lainnya. Sementara itu, KESJAOR melalui SIPGAR menghadirkan pengukuran tingkat kebugaran yang lebih objektif dan terstandar, sehingga kondisi kebugaran setiap pegawai dapat dipetakan secara lebih akurat, terukur, dan berkelanjutan.

Integrasi kedua metode ini menjadi langkah strategis dalam memastikan tenaga kesehatan tidak hanya bekerja, tetapi juga berada dalam kondisi tubuh yang benar-benar siap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah rangkaian kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme, tampak suasana kebersamaan yang hangat di antara para tenaga kesehatan. Satu per satu mengikuti tahapan pemeriksaan dengan kesadaran bahwa kesehatan diri sendiri adalah bagian penting dari tanggung jawab profesi.

Kepala Puskesmas Pandian Sumenep, dr. Fatimatul Insyoniah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

“Tujuan kegiatan ini adalah memantau dan meningkatkan status kesehatan serta kebugaran jasmani seluruh karyawan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Melalui CKG dan KESJAOR melalui aplikasi SIPGAR, kami ingin memastikan tidak ada kondisi kesehatan yang terabaikan, serta setiap tenaga kesehatan benar-benar berada dalam kondisi bugar, siap, dan kuat untuk melayani masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kesehatan tenaga kesehatan merupakan fondasi utama yang tidak dapat ditawar dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas dan berkesinambungan.

Foto : Penanggung Jawab kegiatan, Ahmad Farhan Shidqi, A.Md. Kes.

Sementara itu, Penanggung Jawab kegiatan, Ahmad Farhan Shidqi, A.Md. Kes, menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk membangun kesadaran baru di lingkungan kerja.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh kesadaran bahwa menjaga kesehatan dan kebugaran bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagian dari tanggung jawab tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai budaya kerja sehat di lingkungan Puskesmas.

Salah satu perawat Ponkesdes yang bertugas di lokasi, Ila Fadillah, turut mengungkapkan kesannya. Ia menilai kegiatan ini membuka perspektif baru tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara melayani orang lain dan merawat diri sendiri.

“Selama ini kami fokus melayani pasien, tapi jarang benar-benar mengecek kondisi diri sendiri sedetail ini. Dengan adanya CKG dan KESJAOR melalui aplikasi SIPGAR, kami diingatkan kembali bahwa kami juga harus kuat dan bugar supaya bisa terus melayani tanpa mengorbankan kesehatan kami sendiri,” ungkapnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kepala Dinkes P2KB, drg. Ellya Fardasah, menyampaikan bahwa kegiatan ini penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia kesehatan di daerah.

Ia menegaskan bahwa kesehatan tenaga kesehatan merupakan aset utama dalam sistem pelayanan publik yang harus terus dijaga dan ditingkatkan secara berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan CKG dan KESJAOR melalui aplikasi SIPGAR ini, Puskesmas Pandian Sumenep menegaskan komitmennya bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas harus dimulai dari tenaga kesehatan yang sehat, bugar, dan memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga diri. Sebuah langkah kecil di internal, namun bermakna besar bagi keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.

 

Berita Terkait

Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali
Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai
Tekan Stunting Sejak Remaja, TPPS dan Puskesmas Gending Probolinggo Gelar Edukasi Kesehatan di Pesantren
Respons Cepat Keluhan Masyarakat, Puskesmas Kendit Situbondo Perkuat Pelayanan Ramah dan Humanis
Kasus Stroke Terus Meningkat, Dinkes Kota Kediri Perkuat Kompetensi Nakes Lewat OJT Penanganan Stroke
Kolaborasi Berkah, BAZNAS dan Dinkes Sumenep Siapkan Khitan Gratis 100 Anak di Momentum Muharram
Dinkes Probolinggo Sisir Rutan Kraksaan, Ratusan Warga Binaan Bersih dari TBC
Semangat Fastabiqul Khairat Tak Pernah Padam, Usai Muliakan Ribuan Yatim dan Sedekah Rp2 Miliar di Lapas Pamekasan, BIP Kembali Gelar Khitanan Massal 1.000 Anak

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:03 WIB

Telah Hadir Layanan Neurorestorasi di Bali

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tak Memandang Jabatan, Dirut RSUD Sumenep dr. Erliyati Beri Penghormatan kepada Pegawai Purna Tugas, Bukti Budaya Saling Menghargai

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:24 WIB

Tekan Stunting Sejak Remaja, TPPS dan Puskesmas Gending Probolinggo Gelar Edukasi Kesehatan di Pesantren

Jumat, 26 Juni 2026 - 01:20 WIB

Respons Cepat Keluhan Masyarakat, Puskesmas Kendit Situbondo Perkuat Pelayanan Ramah dan Humanis

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:32 WIB

Kasus Stroke Terus Meningkat, Dinkes Kota Kediri Perkuat Kompetensi Nakes Lewat OJT Penanganan Stroke

Berita Terbaru