Nyawa dan Waktu Jadi Taruhan, Rujukan Pasien dari Nonggunong ke Daratan Sumenep Berlangsung Dramatis

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Jumat, 15/5/2026 – Sebuah perjalanan rujukan pasien dari Kecamatan Nonggunong menuju daratan Sumenep berubah menjadi momen menegangkan ketika perahu yang digunakan mengalami kerusakan di tengah laut.

Perjalanan itu bermula saat Vera Nur Alisa, perawat Puskesmas Nonggunong, menerima panggilan darurat untuk mendampingi pasien bernama Mas’ud, warga Sokarammi Paseser, yang harus segera dirujuk ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep karena kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Tanpa menunggu pagi, proses rujukan langsung dilakukan. Sekitar pukul 17.30 WIB, Vera bersama tim menyiapkan pasien sebelum berangkat menuju Pelabuhan Sokarammi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun setibanya di lokasi, perjalanan yang dibayangkan berjalan normal ternyata harus menggunakan perahu nelayan sederhana untuk menyeberang menuju Pelabuhan Dungkek.

Di tengah suasana malam yang mulai gelap, pasien dipindahkan ke atas perahu dengan penuh kehati-hatian. Keluarga pasien ikut mendampingi, sementara Vera tetap berada di sisi pasien untuk memastikan kondisinya tetap stabil selama perjalanan laut.

Sekitar pukul 19.00 WIB, perahu mulai meninggalkan dermaga. Laut malam itu awalnya cukup tenang. Ombak tidak terlalu tinggi dan perjalanan berlangsung lancar.

Namun ketika berada di sekitar perairan dekat Pulau Gili Iyang, suasana mendadak berubah. Mesin kapal dimatikan setelah nahkoda mengetahui setir perahu mengalami kerusakan.

Perahu sempat terombang-ambing di tengah laut selama beberapa menit sementara awak kapal berusaha memperbaiki kerusakan tersebut. Di tengah kondisi itu, Vera tetap mendampingi pasien sambil menenangkan keluarga yang mulai cemas.

Beruntung, kerusakan akhirnya berhasil diatasi dan perjalanan kembali dilanjutkan menuju Pelabuhan Dungkek. Sekitar pukul 20.30 WIB, rombongan tiba dengan selamat sebelum pasien melanjutkan perjalanan menuju RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Perjalanan tersebut menjadi gambaran tantangan yang dihadapi tenaga kesehatan di wilayah kepulauan. Di tengah keterbatasan sarana dan kondisi geografis, pelayanan kepada pasien tetap harus berjalan, bahkan dalam situasi yang penuh risiko dan ketidakpastian.

Penulis : Red

Berita Terkait

RSUD Sumenep Semakin Jadi Primadona, Pelayanan Ramah, Cepat, Lengkap dan Profesional Jadi Pilihan Keluarga
Dibanjiri Ratusan Pasien Setiap Hari, RSUDMA Sumenep Dibawah Kepemimpinan Dr. Erliyati Terus Pacu Mutu dan Pelayanan di Era Tipe B
“Ibu Kesehatan” Sumenep Turun Langsung Temui Pasien di RSUD, Pastikan Beri Pelayanan Terbaik hingga Sembuh Total
RSUDMA Sumenep Tak Mau Sekadar Jadi Tipe B, Transformasi Layanan Terus Digeber
Pastikan Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Tertangani Optimal, Wabup Sumenep Turun Langsung ke Rumah Sakit
Perkuat Layanan Lansia, Dinkes Probolinggo Gembleng 30 Nakes di Malang
Grand Opening Arinna Hidayah Salon & SPA Berlangsung Meriah, Siap Menjadi Destinasi Kecantikan Favorit di Sumenep
Setiap Tahun, Unitomo Konsisten Satukan Ratusan Pecinta Lari di Surabaya

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:16 WIB

RSUD Sumenep Semakin Jadi Primadona, Pelayanan Ramah, Cepat, Lengkap dan Profesional Jadi Pilihan Keluarga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Dibanjiri Ratusan Pasien Setiap Hari, RSUDMA Sumenep Dibawah Kepemimpinan Dr. Erliyati Terus Pacu Mutu dan Pelayanan di Era Tipe B

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

“Ibu Kesehatan” Sumenep Turun Langsung Temui Pasien di RSUD, Pastikan Beri Pelayanan Terbaik hingga Sembuh Total

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:09 WIB

RSUDMA Sumenep Tak Mau Sekadar Jadi Tipe B, Transformasi Layanan Terus Digeber

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pastikan Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Tertangani Optimal, Wabup Sumenep Turun Langsung ke Rumah Sakit

Berita Terbaru