Polres Sumenep Dukung Ketahanan Pangan, Tinjau Panen Melon Smart Farming di Desa Kasengan

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Di tengah teriknya sinar matahari Desa Kasengan, Kecamatan Manding, sebuah pemandangan berbeda terlihat dari biasanya. Hamparan green house modern berdiri kokoh, menjadi saksi lahirnya babak baru pertanian di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Panen melon berbasis smart farming metode Machida bukan sekadar kegiatan pertanian biasa, melainkan simbol perubahan besar menuju ketahanan pangan berbasis teknologi. Dari setiap batang tanaman, buah melon tumbuh seragam, matang sempurna, dan jumlahnya mencapai puluhan—sebuah capaian yang sebelumnya sulit dibayangkan dalam pola pertanian konvensional.

Kegiatan panen tersebut turut dihadiri Kabag SDM Polres Sumenep, Kompol Widiarti S.,S.H., yang hadir langsung meninjau green house serta menyaksikan hasil inovasi petani milenial setempat, Khalik, yang menjadi motor penggerak penerapan metode Machida di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik barisan tanaman melon yang tertata rapi, tersimpan kisah kerja keras, eksperimen, dan keberanian untuk meninggalkan cara lama. Sistem pertanian presisi ini mengatur nutrisi, air, dan perawatan tanaman secara terukur, sehingga produktivitas meningkat signifikan tanpa mengandalkan lahan luas.

Kompol Widiarti menegaskan bahwa kehadiran Polres Sumenep merupakan bentuk dukungan nyata terhadap inovasi masyarakat yang berkontribusi langsung pada ketahanan pangan nasional.

“Ini adalah lompatan besar. Petani milenial di Desa Kasengan telah membuktikan bahwa pertanian bukan lagi sektor tradisional semata, tetapi sudah menjadi ruang inovasi dan masa depan ekonomi yang menjanjikan,” ujarnya.

Sementara itu, para penyuluh pertanian yang turut hadir menyebut model smart farming ini sebagai contoh nyata transformasi pertanian modern yang efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Di Desa Kasengan, panen melon ini bukan hanya tentang buah yang dipetik dari batangnya, tetapi juga tentang harapan yang dipanen untuk masa depan: bahwa desa bisa menjadi pusat inovasi, dan pertanian bisa menjadi jalan menuju kemajuan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kapolsek Sangkapura Gelar Safari Jumat di Masjid Subulussalam, Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas
Tragedi Pantai Pangi Blitar Ombak 2 Meter Gulung Rombongan Santri, Satu Bocah 9 Tahun Masih Hilang
Kapolres Sumenep Pimpin Anev Ketahanan Pangan, Perkuat Langkah Menuju Swasembada
Pupuk Aman, Petani Tenang: Polsek Rubaru Sumenep Dukung Ketahanan Pangan dari Desa
Tak Berkutik di Kamar, Dua Pria Terciduk Kasus Sabu di Sumenep
Babinsa Dasuk Laok Sumenep Bersama Warga Bangun Gorong-Gorong Lewat Karya Bhakti TNI
Jaga Marwah Institusi: Propam Polda Jatim Bina Etika Personel Polres Sumenep
Mutasi Besar di Polres Sumenep, Empat Kapolsek Resmi Berganti

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:53 WIB

Kapolsek Sangkapura Gelar Safari Jumat di Masjid Subulussalam, Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:05 WIB

Tragedi Pantai Pangi Blitar Ombak 2 Meter Gulung Rombongan Santri, Satu Bocah 9 Tahun Masih Hilang

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:31 WIB

Kapolres Sumenep Pimpin Anev Ketahanan Pangan, Perkuat Langkah Menuju Swasembada

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:58 WIB

Pupuk Aman, Petani Tenang: Polsek Rubaru Sumenep Dukung Ketahanan Pangan dari Desa

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:37 WIB

Tak Berkutik di Kamar, Dua Pria Terciduk Kasus Sabu di Sumenep

Berita Terbaru